LIPI Gelar Pelatihan Penelitian Biologi di Jangga Dolok

Bagikan:
Kepala Desa Jangga Dolok Rahmat Manurung saat memberikan sambutannya pada acara Pelatihan dan Diseminasi Hasil Penelitian Biologi LIPI.

NewTapanuli.com, TOBASA – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI ) Laksanakan Diseminasi serta Pelatihan Produk hasil penelitian pusat Penelitian Biologi yang diadakan di Desa Jangga Dolok, Kecamamtan Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir Rabu (5/9).

Melalui Pusat Penelitian Biologi berupaya secara berkesinambungan menyebarkan informasi hasil-hasil penelitiannya guna mendukung Prioritas Nasional Pengembangan Dunia Usaha dan Pariwisata. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan-pelatihan hasil penelitian agar dapat diaplikasikan oleh masyarakat luas, sehingga dapat mengangkat perekonomian wilayah setempat.

Hal ini di utarakan oleh Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI Dr Ir Witjaksono bahwa tujuan daripada simulasi bimtek tersebut adalah untuk memasyarakatkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah di hasilkan oleh LIPI, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Ada tiga tekhnologi yang diperkenalkan yaitu tekhnologi yang dibuat dari Organik Hayati, kemudian pengelolaan pakan ikan melalui fermentasi dan Budidaya Jamur Pangan. Dan kami berharap bahwa tekhnologi itu karena sudah kita jelaskan teori maupun praktek maka bisa diadopsi dan diterapkan oleh masyarakat apakah itu dalam bentuk Bumdes ataupun kelompok Tani,” tuturnya.

Selanjutnya Bupati Toba Samosir Ir Darwin Siagian juga berharap dengan adanya Pelatihan dan Diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi pusat penelitian Biologi oleh LIPI tersebut bisa menambah ilmu serta motivasi kepada masyarakat.

“Terimakasih kepada Dr Ir Witjaksono selaku kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI yang sudah mengadakan pelatihan ini, sehingga nantinya dapat dapat mengangkat perekonomian di wilayah setempat terlebihnya di Kabupaten Toba Samosir ini,” ujarnya.

Diketahui bahwa Desa Jangga Dolok, Kecamamtan Lumban Julu, Tobasa dipilih sebagai tempat pelatihan dan Diseminasi karena desa tersebut sedang menggalakkan potensinya sebagai lokasi destinasi wisata yang mengedepankan potensi ekowisata berbasis sumber daya alam lokal.

Desa Jangga Dolok menyimpan banyak potensi wisata yang harus dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas ekonomi warga sekitar. Dalam Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Desa Jangga Dolok juga memiliki areal perladangan sekitar 700 ha, pesawahan 400 ha dan 350 ha kawasan ekowisata yang disebut Gunung Simanuk-manuk. Yang terkenal dengan flora dan faunanya.

Selanjutnya Kepala Desa Jangga Dolok Rahmat Manurung mengatakan sangat berterimakasih kepada bapak Bupati karena ditahun ini dibuat pengadaan akses pejalan kaki dan jogging track di kawasan hutan Wisata yang berada di Jangga Dolok.

“Juga, kami sangat berterima kasih kepada LIPI atas pelatihan hasil penelitian Biologi di Desa kami ini. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat,” ujar kades Jangga.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh wakil Bupati Toba Samosir Ir Hulman Sitorus, Staf ahli Bupati Jhon Piter Silalahi, Kadis Pariwisata Murphy Sitorus, Kadis Pertanian Sahat Manullang, Kadis Kominfo Lalo Hartono Simanjuntak, Camat Lumban Julu Alfaret Manurung, Kapolsek Lumban Julu AKP Komando Tarigan, Danramil Lumban Julu Lettu INF Supriadi, para kelompok Tani dan Gapoktan. (os/osi/nt)

Bagikan:
Loading...