Dishub Tobasa Kembali Buka Layanan Uji KIR

Bagikan:
Petugas Uji sedang melakukan pengujian kendaraan di Dinas Perhubungan Tobasa di Soposurung, Balige, Kamis (7/2).

NewTapanuli.com, TOBASA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) kembali membuka layanan Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor atau biasa disebut uji KIR, Rabu (6/2).

“Jadi kita sudah buka secara resmi sejak kemarin. Hari ini, ada sebanyak 10 unit kendaraan roda empat yang sedang dilakukan pengujian berkala kendaraan bermotor,” kata Kepala Dinas Perhubungan Tobasa Pargaulan Sianipar melalui Kepala Seksi Pengujian Evan Rikhardo Simanjuntak, Kamis (7/2), di ruang kerjanya.

Pria yang merangkap penguji itu menjelaskan, layanan uji tersebut sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bupati Toba Samosir No 4 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor.  Dengan SK penghunjukan tenaga teknis penguji dan administrasi penguji kendaraan bermotor pada Dinas Perhubungan Kabupaten Tobasa atas nama Evan Rikhardo Simanjuntak SE da administrasi penguji Angelina Napitupulu. “Termasuk tentang jasa uji, telah tertuang dalam Perbub tersebut. Seperti untuk jenis mobil penumpang umum, jasa uji sebesar Rp40.000. Mobil bus tempat duduk lebih dari 24 dengan jasa uji Rp80.000 dan lainnya,” jelasnya.

Dia memastikan, layanan tersebut jauh dari pungutan liar (pungli) dan tindakan kecurangan lainnya, seperti menyangkut jasa uji, pemohon langsung menyetor ke Kas Daerah melalui Bank BRI. “Kita tidak menangani uang cash. Berapa harga dalam Perda, itulah yang harus disetor pemohon. Kemudian tentang hasil uji, setiap kendaraan  melalui sistem. Jadi, bukan kami penentu lulus tidaknya hasil uji sebuah kendaraan. Jika sistem menerangkan kendaraan tersebut tidak lulus uji, maka itulah hasil sebenarnya,” terang Evan.

Tentang kendaraan yang tidak lulus uji, tambahnya,  uji ulang bagi kendaraan yang tidak memenuhi persyarakat teknis dan laik jalan kendaraan, dilakukan selambat-lambatnya 14 hari dan tidak dikenakan retribusi. “Dan bila dalam uji ulang tersebut dinyatakan kembali tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, maka uji ulan selanjunya dikenakan retribusi kembali,” ungkapnya sambari menghimbau kepada pemohon untuk terlebih dahulu membenahi kendaraan masing-masing sebelum mengikuti uji KIR.

Seperti diketahui, layanan Uji KIR ini sangat penting, mengingat Kabupaten tetangga seperti Taput, Humbahas belum membuka layanan Uji KIR. Sementara ada ratusan unit kendaraan seperti bus, truk dan kendaraan lainnya yang beroperasi di 3 Kabupaten itu membutuhkan layanan KIR setiap 6 bulan. (ft/rb/nt)

Bagikan:
Loading...