Jangan Jerumuskan Rakyat dengan Money Politic

Bagikan:
Ketua Bawaslu Tobasa Juniat Sitorus

NewTapanuli.com, TOBASA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) berkomitmen memberantas praktik money politic (politik uang) dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang.

Ketua Bawaslu Tobasa Juniat Sitorus kepada New Tapanuli mengatakan, pihaknya memiliki komitmen yang tegas untuk memberantas politik uang dan hal itu juga sudah diinstruksikan hingga ke tingkat PPL di setiap desa.

“Pemilu tahun ini, kami berkomitmen untuk menseriusi hal pemberantasan politik uang. Baik kami dari Bawaslu, Panwascam, hingga Pengawas Lapangan di desa. Hal ini juga telah kami koordinasikan di Gakkumdu,” kata Juniat, Selasa (8/1) di ruang kerjanya.

Dia mengakui, untuk mengungkap praktik money politic itu bukanlah hal yang mudah dan itu sebabnya pihaknya bekerjasama di Gakkumdu yang didalamnya terlibat aparat penegak hukum, baik Polisi dan Kejaksaan.

“Jadi yang bekerja bukan hanya kami, tetapi juga ada aparat penegak hukum. Disamping itu, kami mengimbau masyarakat untuk turut serta mengawal Pemilu 2019 di Tobasa agar terhindar dari politik uang, isu SARA dan ujaran kebencian. Sehingga terwujud pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” imbuhnya.

Kepada para calon juga diharapkan untuk tidak menjerumuskan masyarakat dalam praktik money politic, tidak melakukan kampanye hitam, tetapi bersaing sehat.

“Kemudian, perlu kami ingatkan agar para calon atau Parpol memperhatikan pemasangan alat peraga kampanye (APK). Desember kemarin, kami sudah melakukan penertiban APK, namun belakangan ini muncul beberapa APK yang menyalahi aturan, baik mengenai ukuran, isi, ataupun penempatannya. Nati akan kami surati kembali dan ditindaklanjuti dengan upaya penertiban,” tandasnya. (ft/rb).

Bagikan:
Loading...