Tewas Tertimbun Longsor saat Naik Sepedamotor

Bagikan:
Tim bersama warga berhasil mengevakuasi korban longsor di Nassau, Jumat (14/12/18). (Ist/New Tapanuli)

NewTapanuli.com, TOBASA – Curah hujan yang tinggi sepekan belakangan ini di wilayah Kabupaten Toba Samosir memicu bencana. Setelah longsor yang menelan 8 korban jiwa di Desa Halado, Kecamatan Pintupohan, bencana longsor juga terjadi di Kecamatan Nassau, Jumat (14/12). Kejadian itu menelan satu korban jiwa

“Detail informasinya belum kami terima. Tetapi oleh Camat Nassau disebutkan bahwa longsor di daerahnya menelan korban jiwa,” terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tobasa yang diwawancarai di sela-sela pencarian korban di Halado, Jumat (14/12).

Menurutnya, korban meninggal itu tertimpa tanah longsor saat melintas mengendarai sepedamotor.

Dijelaskan, selain dua titik bencana itu, juga terjadi bencana longsor di Silaen. Rumah warga bermarga Sihombing, tepatnya di Dusun Simargala, Desa Hutanamora, hancur dihantam longsor pada Jumat (14/12) dinihari sekira pukul 01.45 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun menyebabkan kerugian material ratusan juta rupiah.

Selain itu, longsor juga terjadi di Lumbanlobu pada Kamis (13/12) pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun menyebabkan 1 unit rumah dinas SD hancur. Teranyar, longsor juga juga terjadi di Desa Jangga Toruan yang menyebabkan 1 unit rumah warga hancur dihantam longsor.

Tak hanya itu, intensitas hujan yang cukup deras juga menyebabkan bencana banjir di beberapa titik. Seperti bencana banjir yang menimpa sejumlah pemukiman warga di Kecamatan Porsea.

“Ada juga sejumlah titik longsor skala kecil, pohon tumbang dan banjir akibat curah hujan yang tinggi,” tandasnya.

Tim evakuasi akhirnya berhasil menemukan seorang korban meninggal dalam bencana tanah longsor di Desa Cinta Lumbanrau Timur, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Jumat (14/12) siang sekira pukul 14.00 WIB.

“Korban ditemukan atas nama Muslim Nababan. Sudah dilakukan evakuasi dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga,” tutur Kabag Humas dan Protokol Pemkab Tobasa Robinson Siagian yang diwawancarai di lokasi longsor Halado di Pintupohan Meranti, Jumat (14/12).

Dijelaskan, bahwa informasi longsor tersebut sempat dikabarkan menelan 3 korban jiwa. Namun setelah di selidiki, ternyata hanya 1 orang korban.

“Kami sudah koordinasi dengan Camat Nassau. Penjelasannya, memang informasi awal ada tiga orang korban. Ternyata ada kekeliruan, dan dipastikan hanya 1 korban,” jelasnya.

Diterangkan, kejadian naas yang menimpa Muslim Nababan berawal ketika hendak pulang kerumahnya dengan mengendarai sepeda motor. Saat melintas, tanah di sisi badan jalan longsor dan menimpa korban, hingga meninggal dunia. (ft/nt)

Bagikan:
Loading...