Produksi Padi Surplus, Tobasa Gagas Pemasaran Beras Lokal

Freddy Tobing/New Tapanuli
Kadis Perinkop-UKM Tobasa Marsarasi Simanjuntak bersama Asisten II Jhon Piter Silalahi saat melihat-lihat produk dan harga beras asal luar daerah yang dipasarkan di Tobasa.
LINE it!

NewTapanuli.com, TOBASA – Produksi padi di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) rata-rata mencapai 75.000 ton beras per tahun. Kondisi ini membuktikan bahwa hasil padi di daerah itu posisi surplus setiap tahun. Bukan itu saja, kualitas beras dari daerah itupun tergolong baik.

Untuk itulah Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perinkop) UKM daerah itu merencanakan pemasaran beras keluar daerah.

“Produksi padi petani kita mencapai 175.000 ton gabah per tahun, setara dengan 75.000 ton beras. Kualitasnya juga tergolong baik. Justru itu kita berniat memasarkan beras Tobasa keluar daerah, tentunya beras pilihan,” kata Kadisperinkop-UKM Tobasa Marsarasi Simanjuntak SP saat dimintai tanggapannya terkait pemasaran beras asal Tobasa, Senin (11/6).

Dijelaskan, rencana pemasaran beras lokal Tobasa diawali dengan membina beberapa petani yang khusus menanam beras berkualitas baik. Kemudian mengajak kerjasama kilang padi. Dilanjutkan dengan mencetak karung beras dengan logo khusus asal Tobasa.

Loading...