Aksi Seribu Lilin di Tobasa, Tak Ada Tempat Untuk Teroris di Tanah Batak

Freddy Tobing/NEW TAPANULI
Sejumlah warga Tobasa menggelar aksi seribu lilin sebagai bentuk penolakan terhadap aksi teroris beruntun di Indonesia, Rabu (16/5/18) malam.
LINE it!

NewTapanuli.com, TOBASA – Masyarakat Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) menggelar aksi penyalaan seribu lilin sebagai tanda penolakan aksi terorisme beruntun yang terjadi di Indonesia. Acara itu dipusatkan di komplek Tugu pahlawan DI Pandjaitan, Rabu (16/5) malam.

Acara yang dirangkai dengan donor darah, penyalaan lilin, menyanyikan lagu kebangsaan, doa, orasi, dan puisi itu diikuti berbagai elemen masyarakat, diantaranya ormas, unsur organisasi kepemudaan, unsur lembaga agama, juga hadir Praeses Distrik XI Toba Hasundutan Pdt Donda Simanjuntak STh, Ketua NU Tobasa Ust Faturahman, Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian bersama wakilnya Ir Hulman Sitorus, Wakapolres Tobasa Kompol A Siagian dan sejumlah peserta lainnya.

Sebagaimana diungkakan para penggagas, David O Hutabarat, Frederik Tambunan, Tota Manurung, Hulman Naitupulu, Lindung Sihombing dan penggas lainnya bahwa kegiatan itu merupakan aksi solidaritas, sebagai bentuk simpati dan keprihatinan kepada para korban yang mengalami tindakan keji para teroris. Untuk itu digelar rangkaian kegiatan itu sebagai bentuk doa dukungan kepada pemerintah untuk menuntaskan segala bentuk kejahatan demi keutuhan Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita mengecam segala aksi teror yang ingin mengguncang keutuhan NKRI. Tidak ada tempat teroris di NKRI ini. Tidak ada tempat untuk teroris di tanah Batak,” ungkapnya.

Alex Siagian mewakili pemuda dalam kegiatan itu menegaskan agar aparat keamanan jangan pernah takut menghadapi para pelaku teror. “Kami minta kepada aparat keamanan jangan mundur sejengkalpun, kami akan terus mendukung,” ungkapnya.

Ust Faturahman dalam kegiatan itu menegaskan, masyarakat Indonesia sangat mengecam dan mengutuk tindakan terorisme. Aksi teror itu diharapkan segera berakhir.

“Kami berdoa, mendoakan saudara-saudara kami yang menjadi korban ditempatkan Allah di tempat surganya. Saat ini, warga tobasa juga berdoa untuk keutuhan NKRI,” ungkapnya.

Wakil Bupati Tobasa Ir Hulman Sitorus dalam giat itu mengucapkan terimakasi kepada penggas kegiatan itu. “Ini wujud nyata kecintaan kita terhadap NKRI. Kita tidak pernah takut terhadap bentuk apapun yang mencoba merongrong negara kita. Sejak 1945, negara ini didirikan diatas kebinekaan, itu adalah anugerah bagi bangsa Indonesia yang harus kita syukuri. Kita hars menghargai perbedaan,” ungkapnya. (Ft/nt)

Loading...