Kuasa Hukum JTP-FRENDS Melapor ke Gakkumdu Sumut

Bagikan:
Ilustrasi

NewTapanuli.com, Medan – Tim Kuasa Hukum pasangan calon Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Hutabarat-Frengky Simanjuntak (JTP-FRENDS) melaporkan dugaan pelanggaran Pilkada Taput 2018 ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Sumut, Jumat (6/7).

“Kita sudah membuat laporan ke Bawaslu terkait dugaan pelanggaran serius yang dilakukan Petahana,” kata Anggota Tim Hukum JTP-FRENDS Hudson Markiano Hutapea kepada wartawan di Medan, kemarin siang.

Hudson menjelaskan, sejumlah dugaan atas pelanggaran dilakukan sebelum hari pencoblosan Nikson melakukan sejumlah kegiatan yang telah merugikan pihaknya. Ia mengungkapkan, pada Senin (25/6) Nikson membagikan beasiswa Rp300 ribu kepada masing-masing 4.652 murid sekolah dasar.

Selain itu, Nikson juga membagikan beasiswa sebesar masing-masing Rp1,3 juta kepada 738 murid SMP di Tapanuli Utara. Selanjutnya, Nikson juga membagikan cinderamata kepada anggota Korpri yang purnabakti sebesar Rp2,5 juta per orang, termasuk yang meninggal dunia.

Kemudian, diduga melakukan pembagian uang duka kepada keluarga anggota Korpri yang ditinggal karena meninggal dunia sebesar Rp1 juta per orang. Dana itu juga diduga dipakai dari APBD Taput. Sehingga tim kuasa hukum menduga ada pelanggaran. “Nikson juga mengumpulkan anggota dari 1.000 kelompok tani. Para kelompok tani itu mendapat akta dan bibit jagung,” ucap Hudson.

Ia menilai apa yang dilakukan Nikson sebagai petahana sudah melanggar peraturan soal pelarangan menggunakan kewenangan melaksanakan program dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon baik di daerah sendiri atau daerah lain, dalam waktu enam bulan, sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon terpilih.

Bagikan:
Loading...