Kena Hipnotis Uang Pensiun Lenyap Pelaku Asal Sumbar Diringkus dari Desa Sitabotabo

Bagikan:
Kedua tersangka dengan barang bukti diamankan di Mapolres Tapanuli Utara. (Alfredo Sihombing/New Tapanuli)

NewTapanuli.com, TAPUT – PENSIUNAN PNS, Mulia Jasa Panjaitan dihipnotis oleh dua pria usai mengambil uang pensiun miliknya.

Kapolres Taput AKBP Horas Marisi Silaen melalui Kasubbag Humas Aiptu Sutomo Simaremare mengatakan, peristiwa itu terjadi usai korban mengambil gaji pensiunnya di Kantor Pos Tarutung, Tapanuli Utara (Taput), Rabu (6/2) sekira pukul 10.00 WIB.

Dikatakan Sutomo, setelah keluar dari Kantor Pos, korban diikuti oleh kedua pria itu yang kemudian mengajak korban berbicara dan naik ke atas mobil.

Tanpa disadarinya, uang pensiun yang diambil korban sudah berada di tangan pelaku. Korban baru sadar setelah ia diturunkan pelaku dari mobil. “Saat pelapor berbicara dengan kedua pelaku, ia tidak menyadari bahwa uang gajinya sebesar Rp3 juta sudah berpindah tangan. Setelah diturunkan dari mobil, korban baru sadar bahwa uang pensiunan di saku kirinya telah lenyap,” ujar Sutomo, Kamis (7/2).

Dikatakan, setelah korban melapor ke Mapolres Taput, Tim Opsnal Sat Reskrim berhasil membekuk kedua tersangka sekira pukul 10.30 WIB di Jalan Tarutung Siborongborong, Desa Sitabotabo.

“Beruntung pelapor cepat melapor ke Polres, sehingga kedua pelaku hipnotis berhasil ditangkap,” sebutnya.

Sutomo menjelaskan, kedua tersangka berinisial DH (50) dan EB (56). Keduanya merupakan penduduk dari luar Tapanuli Utara. DH merupakan warga Parak Batung Labuhan Tarok, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat. Sedangkan EB merupakan warga Bonai Indah Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. “Memang benar kedua pelaku bukan warga Tapanuli Utara,” katanya.

Dalam kasus ini, lanjut Sutomo, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Daihatsu Xenia warna hitam metalik dengan nomor polisi BA 1792 BF dan sebuah STNK mobil.

“Ada tiga buah HP milik tersangka, uang sebesar Rp2.770.000, sebuah pisau belati ukuran kurang lebih 10 cm milik tersangka, sebuah jaket warna biru list hitam, dua buah dompet warna hitam dan coklat, dan sebuah jimat milik tersangka yang digunakan saat melakukan kejahatan,” sebut Sutomo. (as/nt)

Bagikan:
Loading...