Air Terjun Soksok Julu Disiapkan Jadi Tempat Wisata

Bagikan:
Lokasi Air terjun Soksok Julu yang kini ramai dikunjungi wisata lokal maupun luar daerah. (Alfredo Sihombing/New Tapanuli)

NewTapanuli.com, TAPUT – Dalam rangka mengembangkan Air Terjun Soksok Julu sebagai objek wisata baru, Bupati Taput Nikson Nababan bertatap muka dengan warga Desa Hutapea-Banuarea Tarutung sekaligus meninjau kawasan air terjun tersebut.

Dalam pertemuan itu, Nikson mengatakan kalau daerah itu sudah memiliki 2 objek wisata yakni pemandian Air Soda dan air terjun Soksok Julu yang akan dibenahi pemerintah. “Maka perlu kesiapan seluruh masyarakat untuk mendukung pariwisata. Sehingga makin banyak pengunjung datang ke Desa ini,” kata Nikson, Minggu (3/2).

Menurut Nikson, Pemkab Taput sendiri telah memprogramkan dan menetapkan pembangunan infrastruktur untuk mendukung pariwisata di kawasan tersebut. “Antara lain pembangunan jalan dan lampu penerangan jalan. Dan direncanakan dilokasi Air Terjun ini akan dibangun restoran BUMDes,” tegas Nikson.

Dia juga menjelaskan arah pembangunan secara umum termasuk pentingnya membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan juga diharapkan peran Karang Taruna agar lebih aktif berperan dalam menjaga keamanan serta pembangunan desa. “Percepatan pembangunan membutuhkan sinergitas antara Desa dengan Kabupaten. Untuk itu diharapkan Dana Desa dimaksimalkan untuk mendukung program Pemerintah, salah satunya dengan membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mampu memberikan pendapatan bagi desa tersebut,” tukasnya.

Nikson menegaskan, pada priode kedua dia memimpin akan lebih fokus pada pembangunan seluruh desa. “Kalau desa kuat maka kota akan kuat. Mari bersama-sama mendukung visi-misi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara demi kesejahteraan bersama, kita hilangkan sifat apatisdan pesimis,” ujarnya.

Sekilas soal Air Terjun Soksok Julu, lokasinya berada di Banuarea Hutapea Kacamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara dan memiliki ketinggian sekitar 15 meter. Dari Tarutung, jarak tempuh ke lokasi air terjun itu sekitar 8 kilometer dan melewati pemandian Air Soda yang hanya dua di dunia yaitu negara Venezuela dan Indonesia yang terletak di Desa Parbubu.

Meskipun hanya berjarak 20 meter dari jalan, namun akses masuk menuju ke lokasi cukup sulit, dimana warga harus berjalan melewati air dan bebatuan yang begitu licin, serta melewati semak-semak belukar yang tidak tertata rapi. Jika dilihat disekitar air terjun itu banyak pohon-pohon tidak tertata rapi dan sangat rimbun.

Dulu, air terjun tersebut selalu dimanfaatkan warga untuk mandi dan kebutuhan lainnya setiap hari. Namun setelah PDAM Mual Natio masuk kedaerah itu sekitar tahun 1970, lokasi air terjun jarang dikunjungi masyarakat. “Setelah munculnya air PDAM Mual Natio warga jarang dan bahkan tidak pernah lagi datang ke tempat pemandian air Terjun Soksok Julu,” terang Mangaranap Hutapea dan Bohar Hutapea warga sekitar yang menunjukkan air terjun tersebut.

Menurut mereka, bila dipoles jalan menuju lokasi sebelah kiri dan kanan sungai, dipastikan pengunjung akan ramai datang, memanfaatkan air terjun dan tempat pemandian obyek wisata serta para pemerhati untuk meningkatkan tujuan wisata. “Warga memberi namanya Soksok Julu (air terjun, red). Sebab orang Batak dulu setiap melihat aliran dari atas gunung menyebut namanya Soksok Julu maka itulah namanya hingga sekarang,” tandasnya. (as/rb)

Bagikan:
Loading...