Harga Cabai Merah di Taput Merangkak Naik

Bagikan:
Suasana jual beli lelang cabai merah di Pasar Siborong-borong, Selasa (15/1). (Alfredo Sihombing/New Tapanuli)

NewTapanuli.com, TAPUT – Harga komoditi cabai merah di Pasar Siborong-borong, Tapanuli Utara merangkak naik. Sebelumnya harganya Rp9000 per kilogram, naik hingga menyentuh harga Rp13.000 per kilogram.

Dirut Perusda Pertanian Janpiter Lumbantoruan mengatakan, indikator naiknya harga cabai merah itu karena sedikitnya stok dari pemasok, yaitu dari Kecamatan Siborongborong. “Bahkan petani di Taput tidak bisa memenuhi tingginya permintaan. Apalagi pasar lelang yang kita laksanakan juga berfungsi untuk mengcounter permainan para tengkulak yang cenderung bermain soal harga,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (15/1).

Dia menambahkan, kenaikan harga itu juga dirasakan para petani cabai merah seperti di Pasar tradisional Siborong-borong saat mengikuti lelang cabai merah program pemerintah Tapanuli Utara.

Salah seorang petani yang mengikuti lelang cabai merah, br Hutasoit mengatakan kenaikan harga lumayan melonjak. “Mudah mudahan harga terus naik, karena kami masih panen cabai,” katanya.

Senada dikatakan boru Silaban salah seorang ibu rumah tangga yang mengatakan kebutuhan bumbu masak contohnya cabai merah tidak bisa dihindari meskipun harganya mulai naik. “Di rumah saya juga suka memasak masakan pedas. Jadi kita para ibu sangat membutuhkannya. Saya juga membuka kedai nasi dan sambil berjualan di depan rumah, mau tidak mau saya harus membelinya,” katanya. (as/rb/nt)

Bagikan:
Loading...