Hilang Empat Hari, Mangihut Harianja Ditemukan Tewas di Sungai

Bagikan:
Hilang Empat Hari, Mangihut Harianja Ditemukan Tewas di Sungai

NewTapanuli.com, TAPUT – Seorang pria bernama Mangihut Harianja warga Desa Lontung Dolok, Kecamatan Pahae Julu, Tapanuli Utara ditemukan tewas mengapung di sungai Batang Toru, Minggu (13/1) sekira pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban sempat dikabarkan hilang selama 24hari, hingga akhirnya ditemukan tewas dalam kondisi mengapung meninggal dunia di lokasi tersebut.

Korban ditemukan pertama kali oleh warga setempat yang dikejutkan dengan adanya sesosok mayat dengan posisi mengapung di sungai Batang Toru. Setelah dipastikan, selanjutnya temuan itu segera diberitahu kepada warga sekitar dan petugas kepolisian. Selanjutnya, aparat kepolisian pun segera melakukan olah TKP dan memastikan identitas korban adalah Mangihut Harianja yang dilaporkan hilang empat hari sebelumnya.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Horas Marasi Silaen melalui Kasubbag Humas Polres Taput Aiptu Sutomo Simaremare membenarkan adanya penemuan sesosok mayat terapung di sungai. “Sebelumnya hari Kamis (10/1) lalu kita telah menerima laporan dari warga yang menyatakan salah satu anggota keluarganya hilang,” terang Sutomo.

Sutomo mengatakan, laporan yang diterima menyebutkan bahwa korban hilang saat memancing ke Sosopan Dusun Peanornor, Desa Simasom dan tidak pulang kerumah. “Korban pergi memancing sekira pukul 14.00 WIB. Dan ada saksi yang melihat korban hanyut terbawa arus sungai yakni Dolbet Tampubolon (48), warga Dusun Hutajulu, Desa Simataniari, Kecamatan Pahae Julu,” bebernya.

Setelah dievakuasi, sambungnya, jenazah korban pun langsung dibawa ke rumah duka. “Saat ini jenazah korban sudah berada di rumah duka. Dan untuk sementara pihak keluarga tidak keberatan dan sudah menyetujui untuk tidak dilakukan otopsi,” tandasnya seraya menambahkan proses evakuasi dilakukan oleh aparat kepolisian dan TNI, beserta warga setempat. (as/rb/nt)

Bagikan:
Loading...