Selamat Jalan, Tarsan Panjaitan dan Agnes br Sinaga!

Bagikan:
Sejumlah warga saat melihat korban laka lantas, Tarsan Panjaitan yang tewas di Jalan Umum Hutaraja-Sipoholon. (ALFREDO SIHOMBING/NEW TAPANULI)

NewTapanuli.com, TAPUT – Diduga menjadi korban tabrak lari, seorang pengendara sepeda motor bernama Tarsan Panjaitan (54), warga Desa Pansur Batu I, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara tewas di tempat.

Menurut Kapolres Tapanuli Utara AKBP Horas Marasi Silaen melalui Kasat Lantas Polres Taput, AKP Tohap Sibuea dan Kasubbag Humas Aiptu Sutomo Simaremare, kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Umum Tarutung-Balige Km 15-16 itu terjadi pada hari Minggu (6/1) sekira pukul 15.30 WIB.

“Korban yang diketahui sebagai petani itu mengendarai motor Honda Revo dengan nomor polisi BB 4951 BH diduga tabrakan dengan mobil yang belum diketahui identitasnya,” katanya.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, sebelumnya korban melaju dari arah Balige menuju arah Tarutung. “Kuat dugaan terjadi tabrakan di TKP, antara korban dengan satu unit mobil yang belum diketahui identitasnya dari arah yang berlawanan,” pungkasnya.

Akibat kejadian itu, katanya, korban mengalami luka robek pada bagian kepala belakang, hidung dan telinga mengeluarkan darah, luka robek pada bagian gusi bawah, gigi bagian bawah patah sebanyak 5 buah, luka lecet pada bagian kedua tangan dan meninggal dunia di TKP.

“Korban meninggal di tempat, dan kita juga membawa jenazah ke RSU Tarutung untuk dilakukan visum,” tandasnya.

Sementara di Pahae, seorang pelajar bernama Agnes Sinaga (16), warga Dusun Lumban Joro I, Kecamatan Pahae Jae, Tapanuli Utara juga meninggal dunia setelah speda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan 1 unit travel mibus L 300 dengan nomor polisi BB 1631 LF.

Saat itu, korban berboncengan dengan temannya bernama Titin, (12), warga dusun Lumban Joro I, Kecamatan Pahae Jae, Minggu (6/1) sekira pukul 18.30 WIB.

Bagikan:
Loading...