LPG 3 Kg di Taput Kebanyakan Dinikmati Orang Berada

Bagikan:
Warga Tapanuli Utara saat menunggu antrian membeli tabung gas 3 Kg di salah satu agen gas di Tarutung. (ALFREDO SIHOMBING/NEW TAPANULI)

NewTapanuli.com, TAPUT – Sejumlah warga Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menuding bahwa, gas LPG 3 kg bersubsidi kebanyakan masih dinikmati orang-orang berada, bukan bagi warga masyarakat yang kurang mampu, termasuk para pelaku usaha mikro.

“Hal ini dibuktikan masih dengan banyaknya warga yang berprofesi sebagai PNS, kalangan pengusaha yang bisa dikategorikan berpenghasilan menengah keatas. Banyak diantara mereka menggunakan mobil pribadi dan sepeda motor mengangkat dua bahkan tiga tabung gas LPG 3 kg setiap harinya,” ketus M br Pakpahan warga Kecamatan Pangaribuan kepada wartawan, Selasa (20/11) saat mengantri di agen resmi PT. Samudera Indah Tarutung.

Dia mengatakan, banyak warga yang sudah datang dari berbagai pelosok desa di Taput yang jaraknya cukup jauh guna mendapatkan gas LPG 3 kg, sebab pengecer di desa tidak dapat jatah lagi dari agen resmi.

“Kami heran kok bisa seperti ini, masa setiap hari antri untuk me dapat tabung gas 3 kg. Dimana perhatian pemerintah dengan kelangkaan gas bersubsidi ini,” tukasnya seraya menambahkan sudah hampir dua minggu gas bersubsidi kosong di desanya, termasuk di tempat pengecer.

Senada itu, Tulus Sibuea (41) salah seorang warga Aek Ristop, Kecamatan Tarutung mengungkapkan, bahwa gas bersubsidi 3 kg sebenarnya tidak pernah langka di Taput.
“Hanya saja, kami melihat penyalurannya tidak lagi tepat sasaran. Banyak sub agen yang tidak mau lagi menjual gas bersubsidi, apalagi mereka bisa ditangkap karena menaikkan harga per tabung gas,” jelasnya seraya berharap dilakukan investigasi soal harga per tabungnya yang dibayar sub agen ke agen resmi sebenarnya.

Warga lainnya menuturkan, satu keluarga di Taput rata-rata membutuhkan gas 3 kg sebanyak 2 tabung per bulannya. “Artinya, kuota gas bersubsidi 3 kg untuk taput sebenarnya cukup. Namun karena orang-orang berada ikut menikmati gas LPG 3 Kg ber subsidi ini, kuranglah pasokannya untuk orang-orang kurang mampu,” ujar pria yang enggan dituliskan namanya itu.

Bagikan:
Loading...