200 Personel Masih Disiagakan di Taput, Situasi Berangsur Kondusif

Massa protes atas kecurangan Pilkada Taput.
LINE it!

NewTapanuli.com, TAPUT – Pasca unjuk rasa Pilkada Tapanuli Utara (Taput) yang sempat mencekam beberapa waktu lalu, kini sudah mulai stabil. Untuk mengantisipasi hal serupa tak terulang, sebanyak 200 personel masih disiagakan.

“Sebanyak 200 personel BKO dari Polda Sumbar dan Polres Tobasa, masih disiagakan mengantisipasi kemungkinan unjukrasa susulan,” ungkap Kapolres Taput, AKBP Horas M Silaen melalui Kasubag Humas, Aiptu W Barimbing kepada wartawan, Jumat (6/7).

Katanya, personel tersebut akan disiagakan hingga kondisi Taput benar-benar sudah kondusif. “Sebenarnya sudah kondusif. Jadi jika memang benar-benar sudah aman hingga selesai rekapitulasi barulah BKO personel dipulangkan,” kata Barimbing.

Sementara, kabar mengenai 3 orang diamankan terkait pengerusakan kotak suara, Barimbing mengaku belum mengetahuinya. Kata dia, jika kasus tersebut ditangani oleh Polda Sumut.”Belum ada yang diamankan. Mungkin Polda yang menangani. Kalau kami hanya mengamankan proses rekapitulasi di KPUD,” ujarnya.

Menurutnya, saat itu salah satu pendukung Paslon tidak senang dengan hasil penghitungan suara. Sehingga pendukung tersebut, mendatangi PPS dan melakukan pengerusakan.”Kemudian pendukung salah satu calon melakukan unjukrasa ke PPK dan KPUD selama 3 hari berturut-turut,” urai Barimbing.

Kendati demikian, katanya, kondisi Taput saat ini berangsur stabil dan aktifitas warga sudah berjalan normal.

Loading...