Nikson Nababan Diterpa Issu Bagi-bagi Pulsa Gratis

Bagikan:
Tim kuasa hukum Nikson-Sarlandy Poltak Silitonga akan mengusut tuntas beredarnya whatsapp pembagian pulsa.

NewTapanuli.com, TAPUT – Berbagai cara dilakukan untuk menjatuhkan calon Bupati Taput pasangan Nikson-Sarlandy. Pasangan nomor urut 1 ini pun sedang diterpa issu membagikan pulsa gratis.

“Nikson-Sarlandy membagi pulsa karena syukuran hari keberanian yang mencalonkan diri sebagai calon Bupati Dan Wakil Bupati Tapanuli Utara bekerjasama dgn semua operator. Lanjutkan SMS ini ke15 nomor maka pulsa akan terisi Rp100.000. Ini betul saya sudah kirim 15 nomor, saya cek pulsa langsung M’KIOS masuk Rp100.000.Betul ini, sebarkan ke 15 org,” demikian isi SMS yang beredar tersebut.

Whatsapp ini cukup membuat mahasiswa di Medan kebingungan dan mempertanyakan kebenarannya ke tim pemenangan Nikson-Sarlandy.

“Kami tidak tahu darimana awalnya, tapi pesan dari Whatsapp ini sudah ramai beredar dan berantai dikalangan mahasiswa di Medan,” kata salah seorang mahasiswa yang enggan disebutkan namanya, Senin (23/4/18).

Dikatakannya ini cukup meresahkan dan tidak tahu kebenarannya.

“Makanya saya bertanya dan mendapat jawaban itu merupakan hoax dan black campaign menjatuhkan paslon Nikson-Sarlandy, “ ungkapnya.

Terkait itu, tim kuasa hukum Nikson-Sarlandy Poltak Silitonga bertekad akan mengusut tuntas dan melaporkan ke pihak berwajib mengenai whatsapp berantai tersebut.

“Ini sudah menjurus ke Black Campaign dan sangat merugikan Paslon Nikson-Sarlandy, pihak penyebar issu itu membangun opini paslon kita melakukan pelanggaran membagi-bagi uang melalui pulsa,” katanya, Selasa (24/4/18).
Poltak menegaskan tidak akan membiarkan pelakunya.

“Kita akan usut dulu dari siapa awalnya , ini pasti ada aktor intelektual dan tidak boleh dibiarkan kerena menciderai proses demokrasi bahkan berupaya melakukan pencemaran nama baik Nikson-Sarlandy dimata pemilihnya,” katanya.

Jika oknumnya dapat, Poltak mengatakan akan diadukan telah melanggar UU ITE dan juga pidana.

“Ini harus kita lakukan untuk mengantisipasi perbuatan serupa,” tegasnya.

Ketua Fraksi PDIP Poltak Pakpahan menyesalkan beredarnya issu melalui whatsapp yang berupaya keras menjatuhkan pamor Nikson-Sarlandy.

“Kami memandang ini perlu diusut dan dilaporkan ke pihak berwajib karena merupakan berita hoax dan mencemarkan nama baik paslon Nikson-Sarlandy yang diusung PDIP bersama partai pengusung yakni PKB, PAN, NASDEM dan Golkar,“ terangnya.

Poltak mengatakan berbagai upaya yang berusahan menjatuhkan Nikson-Sarlandy dengan berita hoax tidak akan mengubah apapun justru membuat simpati pemilih.
“Coba dibuktikan siapa yang memberikan pulsanya dan jangan hanya menyebar issu yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya. (as/osi/nt)

Bagikan:
Loading...