Bayi 2 Bulan Didiagnosa Menderita Hidrosefalus

Bagikan:
Afdun menangis saat berada dalam dekapan ibunya. ((Dzulfadli Tambunan/New Tapanuli)

NewTapanuli.com, TAPTENG – Afdun Hamdan, bayi berusia 2 bulan anak dari pasangan Naswardi Sihotang (27) dan Afsanah Piareka Zebua (22), warga Kelurahan Pancuran Dewa, Sibolga Sambas, oleh tim medis didiagnosa menderita hidrosefalus sejak masih dalam kandungan. Afdun lahir pada 3 Desember 2018 melalui operasi sesar.

Saat ini kondisi Afdun semakin memprihatinkan. Secara tidak normal, setiap hari ukuran kepalanya semakin membesar. Sesuai dengan kondisi yang dialami penderita hidrosefalus, hal ini diakibatkan penumpukan cairan di dalam rongga ventrikel otak. Memang Afdun merupakan pasien BPJS. Namun ketiadaan biaya akomodasi orangtua selama bayi itu dirawat di Kota Medan kelak, menjadi penyebab Afdun belum juga dirujuk, sebagaimana saran dari pihak Rumah Sakit Metta Medika Sibolga.

Naswardi Sihotang dan Afsanah Piareka Zebua kini hanya bisa pasrah sembari menunggu uluran tangan dari para dermawan, untuk dapat membantu anaknya mendapatkan pengobatan dan perawatan yang layak, agar Afdun sehat dan normal seperti bayi lainnya.

“Kami sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah dan donator. Semoga anak kami bisa dirawat dan mendapatkan pengobatan yang lebih layak,” harap Naswardi, Selasa (19/2), di kediaman sementara mereka di Jalan GM Panggabean, Pandan, Tapanuli Tengah.

Sementara itu, koordinator penggalangan donasi buat Afdun, Remembert Marpaung mengatakan, bagi para donatur yang merasa bersimpati dengan penderitaan yang dialami bayi malang tersebut dapat mengirimkan donasi langsung ke rekening 3827.01.031296.53.0

“Sudah, sudah ada donasi yang masuk termasuk donasi dari IWO Sibolga-Tapanuli Tengah. Jika mau berkoordinasi bisa menelepon langsung ke nomor 081317792419,” kata Membert.

Sekedar diketahui, Afdun Hamdan, bayi malang penderita penyakit hidrosefalus, gagal diberangkatkan ke salah satu rumah sakit di Kota Medan, karena ketiadaan biaya. Naswardi Sihotang dan istri tak memiliki biaya untuk segera membawa Afdun ke rumah sakit yang lebih mampu memberikan penanganan medis.

Afdun divonis menderita penyakit Hidrosefalus sejak berada di dalam kandungan ibunya. Bahkan, sebelum melahirkan, Afsanah sudah dianjurkan untuk menjalani operasi di salah satu rumah sakit yang ada di Medan, agar anak yang ada dikandungannya mendapat perawatan intensif dari tenaga medis.

Afsanah beserta suaminya tidak bisa berbuat banyak. Kondisi ekonomi membuat Afsanah hanya bisa pasrah melihat anaknya terus-menerus menangis. Afsanah hanya bisa memandang Afdun yang kondisinya semakin hari semakin mengkhawatirkan.(ztm/nt)

Bagikan:
Loading...