Mantan Bupati Dititip ke Lapas

Bagikan:
Mantan Bupati Raja Bonaran Situmeang dibawa keluar dari ruangan Kasi Pidum menuju Lapas Klas II A Sibolga. (Darwis Halawa/New Tapanuli)

NewTapanuli.com, TAPTENG – Mantan Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang yang dilaporkan terlibat dugaan penipuan langsung dibawa penyidik Polda Sumatera Utara ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sibolga untuk diserahkan setelah kasusnya P21.

Setibanya di Kejari Sibolga pada Senin (11/2) lalu, tampak Bonaran langsung dibawa ke ruang Kasi Pidum Kejari. Dan tidak berapa lama kemudian, ia dibawa lagi keluar ruangan dan langsung memasuki mobil Patwal Polres Tapteng menuju Lapas Klas II A Sibolga.

“Penyidik Polda Sumut telah membawa tersangka Raja Bonaran Situmeang ke sini (Kejari,red) dalam rangka untuk tahap II perkaranya pada tahun 2014. Karena wilayah hukumnya di sini, saksi-saksinya juga lebih banyak di sini,” ujar Kepala Kejari Sibolga Timbul Pasaribu kepada wartawan usai Bonaran dibawa pergi.

Timbul menuturkan, diserahkannya Bonaran kepada Kejaksaan dikarenakan perkara yang diterima Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah dinyatakan P21 maka penyidik Poldasu harus menyerahkan tersangka kepada Kejaksaan untuk proses lebih lanjut.

Lihat Videonya :

“Dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, dimana Jaksa itu adalah satu, jadi apa yang telah mereka lakukan itu juga merupakan penelitian kami juga. Dan berdasarkan berkas perkara sudah P21 dan hari ini sesuai dengan rencana (tersangka,red) sudah diserahkan kepada kita dan berkas perkaranya tidak lama lagi akan kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Sibolga,” katanya.

“Ia disangkakan melanggar pasal 378 atau pasal 372, kemudian terkait dengan pasal 4 Undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang money laundry,” tambah Timbul menuturkan.

Terkait masa penahanan Bonaran, Timbul menjelaskan bahwa penahanan Bonaran yang dilimpahkan saat ini untuk 20 hari. “Dua puluh hari dulu, sampai dengan 2 Maret kalau nggak salah saya, tapi sebelum tanggal itu nanti sudah harus kita limpahkan,” jelasnya.

Dijelaskannya, pihaknya telah menitipkan Bonaran ke Lapas Klas II A Sibolga. “Ke Rutan, nggak mungkin kita bawa ke mana-mana. Kita tidak memberikan priority tetap kita bawa ke rutan,” katanya.

Disinggung dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang ditetapkan dalam kasus Bonaran, Timbul menjelaskan bahwa pihaknya melibatkan 4 JPU dalam kasus tersebut.

“Ada empat orang, dua dari Kejati (R Kadlan Sinaga dan Sani Sianturi), kemudian dari kita Kasi Pidum Syahrul Efendi Harahap dan Doni M Doloksaribu,” katanya.

Sementara itu, hingga saat ini Bonaran diketahui telah berada di Lapas Klas II A Sibolga di Blok A ruangan AO. (dh/nt)

Bagikan:
Loading...