Kasih Butuh Uluran Tangan Benjolan di Hidung Kian Besar Bayi Sulit Bernafas

Bagikan:
Lasmaniar memperlihatkan kondisi Kasih Azharia yang memprihatinkan. (Gideon/New Tapanuli)

NewTapanuli.com, BARUS – Kasih Azharia boru Simatupang tidak seperti anak lain. Bayi yang kini berusia 3 bulan tersebut lahir prematur dan memiliki benjolan sebesar telor ayam di hidung.

Kini, anak dari pasangan Joffri Simatupang (28) dan istrinya Lasmaniar Togi Marito Boru Simarmata (27) warga Desa Gabungan Hasang, Barus, Tapanuli Tengah, ini kondisinya memprihatinkan. Benjolan di hidungnya tampak semakin membesar dan membuat Kasih susah bernafas. Ia juga kerap membuka mulut, seperti menghirup udara untuk bernafas. Banyak warga mengaku prihatin dengan kondisi Kasih yang dinilai patut mendapatkan uluran tangan. Apalagi kondisi orangtuanya yang kurang mampu dan hingga kini masih menumpang untuk tinggal di kios Pasar Onan Balerong Desa Gabungan Hasang.

Lasmaniar boru Simarmata (27) yang ditemui wartawan, Senin (4/2) lalu menceritakan bahwa sejak lahir, benjolan di hidung kasih memang sudah ada. Namun saat itu ukurannya masih kecil. “Namun semakin lama benjolan itu kian membesar. Yang membuat kami sedih, kondisi badan Kasih semakin kurus. Kami sudah membawanya berobat ke beberapa tempat, tetapi belum ada perubahan berarti,” kata Lasmaniar dengan mata berkaca-kaca.

Terakhir, mereka sudah membawa Kasih berobat ke RS Adam Malik Medan. “Bahkan, kami masih akan membawa Kasih kembali ke Medan untuk operasi. Semoga kondisi anakku ini bisa normal seperti bayi pada umumnya. Kami khawatir karena kondisinya yang semakin kurus dan berat badannya tidak bertambah. Apalagi belakangan Kasih terlihat susah bernafas,” ungkapnya sembari mengungkapkan bahwa kondisi keuangan mereka tidak memungkinkan untuk perobatan Kasih.

Sementara Kepala Desa Gabungan Hasang, Endi Pasaribu membenarkan kondisi kesehatan si bayi yang kian memprihatinkan. Dia bersama warga lain mengaku prihatin dan selalu memberikan dukungan atas kesembuhan putri ketiga dari Joffri dan Lasmaniar tersebut.

“Kita prihatin dengan apa yang menimpa salah seorang warga ini. Soalnya kasih mengalami kesulitan dalam bernafas karena ada benjolan di hidung,” kata Endi.

Menurutnya, rencananya mereka akan mendampingi keluarga tersebut bersama bayinya ke Medan untuk menjalani operasi. “Sebagai kepala desa, saya selalu memberikan dukungan agar si bayi dapat pulih,” tambahnya.

Diakuinya, kondisi ekonomi keluarga tersebut memang sangat miris dan membutuhkan bantuan. “Apalagi sampai hari ini mereka masih menumpang di kios Pasar Onan Balerong Desa Gabungan Hasang. Semoga dengan adanya perobatan yang bakal dilaksanakan di Medan, bisa membuat pulih kondisi Kasih,” tukasnya. (gp/nt)

Bagikan:
Loading...