Warga Badiri Tepergok Mencuri di Pandan

Bagikan:
KS dan barang bukti yang dicurinya dari bengkel setelah berada di Mapolsek Pandan.

NewTapanuli.com, TAPTENG- Sedang melancarkan aksi pencurian baterai mobil dari dalam bengkel mobil di Kelurahan Kalangan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), KS (22) tepergok warga yang kemudian menangkapnya dan menyerahkannya ke polisi.

Kapolres Tapteng AKBP Hari Setyo Budi melalui Kapolsek Pandan Kompol Parohon Tambunan mengatakan, KS yang merupakan seorang nelayan ditangkap warga karena tepergok mencuri baterai mobil pada Jumat (9/3) sekira pukul 23.30 WIB.

Kompol Parohon menuturkan, awalnya, yang memergoki warga Bambu Kuning, Kecamatan Badiri, Tapteng ini saat sedang mencuri adalah warga berinisial DFG yang sedang memperbaiki becaknya tepat di depan bengkel yang disatroni KS.

“Saksi melihat terlapor (KS) sedang membawa 2 unit baterai mobil. Kemudian terlapor berusaha melarikan diri, namun saksi DFG mengejar terlapor, kemudian saksi DFG memanggil saksi ARL yang pada saat itu sedang duduk-duduk di kedai dekat gudang. Selanjutnya kedua saksi tersebut mengejar terlapor dan berhasil mengamankan terlapor di pinggir Jalan Padangsidimpuan Km 13, Kelurahan Kalangan Indah. Setelah itu, saksi memberitahukan kejadian tersebut kepada pelapor (SW) yang merupakan pemilik bengkel,” jelas Kompol Parohon.

Dikatakan, setelah KS berhasil diamankan, warga memyerahkannya kepa Polsek Panadan dan membuat laporan pengaduan.

Adapun barang-barang milik SW yang hilang, yaitu 1 unit baterai type N 60 Merk GS, 1 Unit baterai type N 40 Merk GS, 2 Unit baterai type N 70 Merk GS dan uang tunai sebesar Rp2.200.000.

Dijelaskan, adapun cara KS melakukan pencurian tersebut yaitu dengan memanjat pagar dan masuk ke gudang bengkel mobil dan merusak gembok pintu gudang lalu masuk dan mengambil barang-barang tersebut.

Untuk barang bukti, pihaknya mengamankan 1 Unit Baterai type N 60 Merk GS, 1 Unit baterai type N 40 Merk GS, 2 Unit baterai type N 70 Merk GS, 2 anak kunci gembok, 1 unit hp merk Nokia warna hitam type 215, 1 unit hp merk wifi phone warna hitam , 1 senter, 3 buah mancis dan 1 set engsel pintu beserta gembok dalam kondisi rusak.

“Jumlah kerugian materi yang dialami WS sekitaar Rp5.600.000,” katanya.

Dan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, KS saat ini ditahan dalam ruang tahanan Mapolsek Pandan guna menjalani proses lebih lanjut. (dh)

Bagikan:
Loading...