Pembahasan Tapal Batas Sibolga-Tapteng, Ketua DPRD Rela Lepas Pasir Bidang

Bagikan:

NEWTAPANULI.COM, TAPTENG – Walaupun belum membuahkan hasil, namun pertemuan anggota DPRD Tapteng dan Sibolga yang berlangsung di ruangan Ketua DPRD Tapteng, Rabu, (2/3) lalu, memberikan lampu hijau untuk perluasan wilayah Kota Sibolga.

Bahkan Bakctiar Ahmad Sibarani selaku Ketua DPRD Tapteng merelakan Kelurahan Pasir Bidang, Kecamatan Sarudik, menjadi wilayah Kota Sibolga.

Adapun argumen Bakctiar melepaskan Pasir Bidang, mengingat selama ini daerah tersebut menjadi jalur ‘gaza’. Sehingga rawan dengan berbagai persoalan di wilayah tersebut.

“Kita bigung melihat daerah itu, karena identitas masyarakat yang tinggal di sana ada dua. Yakni sebagai warga Sibolga dan juga sebagai warga Tapteng. Sehingga banyak kendala yang dihadapi masyarakat dalam menuntut haknya. Salah satu contoh, belum lama ini saya melihat sendiri ada warga Pasir Bidang yang sakit dibawa ke RS Pandan. Namun, karena identitasnya sebagai warga Sibolga, maka diarahkan ke RS Sibolga. Itu baru contoh kecil, belum lagi, dalam situasi politik, warga yang ada di sana ikut memberikan suaranya bagi kedua daerah. Atas dasar itulah saya mengatakan, biarlah wilayah Pasir Bidang diberikan saja ke Sibolga,” kata Sibarani pada rapat tersebut.

Ia juga menegaskan, bahwa kondisi Kota Sibolga yang sangat sempit sudah selayaknya diberikan perhatian untuk perluasan wilayah, karena Tapteng sangat luas wilayahnya.“Saya rasa tidak terlampau berlebihan memberikan wilayah Pasir Bidang ke Sibolga, karena sampai saat ini Sibolga hanya empat kecamatan. Mau diperluas tidak ada lahan, jadi saya rela untuk menyerahkan Pasir Bidang ke Sibolga, demi kesejahteraan rakyat yang ada di sana. Ini perlu saya tegaskan, supaya jangan ada persepsi atau tafsiran yang salah. Karena saya sendiri sudah melihat bagaimana kondisi masyarakat yang ada di sana,” tegasnya.

Menyikapi hal itu, DPRD Sibolga menyambut baik, hanya saja mereka berharap agar tidak sebatas Pasir Bidang yang diberikan, melainkan wilayah Sarudik.Menanggapi permintaan tersebut, sejumlah anggota DPRD Tapteng memberikan tanggapan atas pemintaan tersebut. Salah satunya Patricius Rajagukguk ST. Menurut politisi PDI Perjuangan itu, Pemko Sibolga harus memberikan kajian ilmiah serta prospek program pembangunan Kota Sibolga. Jadi tidak seenakya saja meminta wilayah.

“Kami minta kepada Ketua DPRD Tapteng, agar mempertimbangkan permintaan dari DPRD dan Pemko Sibolga. Karena kita harus melakukan kajian dulu dan diskusi bersama untuk membahas itu. Jadi saya sendiri kurang sependapat akan hal itu,” tegas Patricius.

Sementara itu masyarakat menilai pertemuan yang digelar itu kental dengan muatan politis. Mengingat Tapteng akan segera melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah. Untuk itu masyarakat menilai kunjungan yang dilakukan DPRD Sibolga ke DPRD Tapteng adalah kunjungan politik yang dibalut berazaskan kepentingan rakyat.

“Kita sudah dapat baca permainan para politikus itu. Dan itu sarat dengan kepentingan politik. Kalau memang murni untuk memikirkan masyarakat, kenapa tidak dari kemarin dihabas mereka. Dan kenapalah harus menjelang Pilkada Tapteng ini baru dibahas,” ujat Marihot Sinaga, warga Pandan. (ab)

Bagikan:
Loading...