Bus Sibual-buali Tabrak Pohon Mahoni Sopir Tewas, 30 Penumpang Luka-luka

Bagikan:
Kondisi pasca kecelakaan antara mobil Isuzu Panther BK 1640 KY dan mobil penumpang Sibual-buali. (Ist/New Tapanuli)

NewTapanuli.com, SIANTAR – KECELAKAAN lalu lintas terjadi di jalan lintas Pematangsiantar menuju Parapat, tepatnya di Km 33-34, tepatnya Dusun I, Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Sabtu (9/2) sekira Pukul 06.30 WIB. Akibatnya seorang meninggal dunia, dua luka berat dan 28 lainnya mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan intensif di RS Vita Insani Pematangsiantar.

Kecelakaan berawal saat satu unit mobil Isuzu Panther BK 1640 KY dikemudikan oleh Rudi Harianto Sianturi (47) warga Aek Dolok, Desa Paranginan Utara, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbahas, melaju dari arah Parapat menuju Pematangsiantar.

Saat itu diduga dengan kecepatan tinggi, Rudi Harianto Sianturi hendak mendahului mobil penumpang PT ODP Sibualbuali dengan Nopol BB 7173 LF dikemudikan oleh Henri Togatorop (34) warga Unduk Sanggar, Desa Siboru Torop, Kecamatan Peranginan, Kabupaten Humbahas. Dengan mengambil jalur ke kanan, mobil Panther itu diduga hilang kendali hingga badan mobil menyerempet mobil penumpang Sibualibuali yang hendak didahuluinya.

Akibat benturan itu, mobil Panther kembali oleng ke kanan hingga keluar jalan hingga menabrak pagar rumah warga. Sedangkan mobil penumpang Sibualibuali juga oleng ke kiri hingga keluar jalan menabrak pohon mahoni yang berada di beram jalan, hingga membuat mobil penumpang yang penuh muatan itu pun terguling.

Kerasnya benturan yang tepat di bagian depan posisi duduk supir membuat pengemudi Henri Togatorop menderita luka berat hingga membuatnya menghembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian. Warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian pun berusaha memberikan pertolongan kepada seluruh penumpang.

“Pengemudi mobil Isuzu Panther diperiksa. Selain itu juga kami masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi,” kata Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Hendri Nupia Dinka Barus SH SIK melalui Kanit Laka Lantas Ipda Amir Mahmud kepada kru koran ini, Minggu (10/2).

“Dari kejadian Lakalantas itu, seorang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat dan sedang perawatan intensif di ICU RS Vita Insani Kota Pematangsiantar, kemudian 25 orang lainnya juga terluka dan menjalani perawatan medis juga di RS Vita Insani. Namun pada hari ini, Minggu (10/2) sudah ada laporan dari pihak rumah sakit kalau para korban sudah ada yang pulang,” tambah mantan KBO Satlantas itu. (adi/esa/ms/nt)

Bagikan:
Loading...