Pengedar Sabu Diringkus dari Gubuk Kosong

Bagikan:
Tersangka RLT alias Sen bersama barang bukti sabu.

NewTapanuli.com, SIANTAR – Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar berhasil mengamankan pengedar narkotika jenis sabu dan ekstasi. Penangkapan penjual barang haram itu dilakukan di dua tempat berbeda pada Sabtu (5/1) kemarin.

Dari keterangan Kapolres Pematangsiantar AKBP Heribertus Ompusunggu melalui Kasubbag Humas Iptu Resbon Gultom menyatatakan, awalnya tim opsnal menangkap RLT alias Sen di sebuah gubuk kosong, Jalan Nias Kecamatan Siantar Selatan, sekira Pukul 13.00 WIB.

”Informasi yang kita dapatkan di sebuah gubuk kosong itu disinyalir menjadi tempat penyimpanan narkotika jenis sabu. Tim segera melakukan penggerebekan,” katanya, Senin (7/1).

Setali tiga air, petugas menemukan tersangka Sen di dalam gubuk tersebut dan Sen tidak dapat mengelak lagi saat dilakukan penggeledahan.

“Dari samping tersangka (Sen) duduk, sebanyak 11 paket sabu kita amankan. Selain itu, ada juga alat hisap sabu, dua unit handphone, sendok pipet, pipa kaca, mancis dan uang Rp34.000. Dia juga mengakui bahwa barang tersebut miliknya,” lanjut Resbon.

Selanjutnya pada Pukul 21.00 WIB, tim opsnal juga melakukan penangkapan terhadap pengedar ekstasi, alias pil geleng-geleng. Petugas mengamankan seorang tersangka yang ingin melakukan transaksi di depan mini market, Jalan H Adam Malik, Kecamatan Siantar Barat. Selanjutnya polisi melakukan pengembangan.

Keduanya yakni AH (21) warga Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Sitalasari dan SF alias Farid alias Upin (22) warga Jalan Tombang, Kecamatan Siantar Barat. Selain berkutak di bisnis narkoba, keduanya juga bekerja sebagai wiraswasta.

Kasubbag Humas Iptu Resbon menjelaskan, sebanyak 200 butir pil ekstasi diamankan dari tersangka AH. Diduga kuat, sebelum ditangkap, AH berniat mengoper obat dugem tersebut kepada orang lain. Namun keduanya keburu ditangkap polisi.

“Dari kantong jaket AH, kita temukan kotak permen yang di dalamnya ada dua plastik klip. Masing-masing plastik tersebut diisi 100 butir pil ekstasi,” jelas Resbon.

Selain itu, katanya, pihaknya juga mengamankan dua unit handphone merek Samsung dan Xiaomi yang digunakan tersangka AH untuk berkomunikasi terhadap tersangka lainnya, yakni Farid. “Kita introgasi, dan kita dapatkan nama yang menyuplai barang terhadap AH. Yakni tersangka SF,” kata Resbon.\

Dengan bermodal keterangan tersangka AH, polisi mengejar Farid hingga akhirnya berhasil ditangkap saat sedang di pinggir jalan, di Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari. “Tersangka (Farid) diamankan dari sekitar (Kelurahan) Bukit Sofa. (Ditangkap) di jalan, bukan di rumah,” terang Kasat Narkoba AKP Eduar SH.

Seluruh tersangka dan barang bukti kemudian diboyong ke Polres Pematangsiantar. Para tersangka saat ini masih mendekam di sel tahanan Polres Pematangsiantar menunggu berkas perkara mereka selesai. (gid/pra/ms/nt)

Bagikan:
Loading...