Perlu Ditetapkan Batas Perairan Danau Toba

Edi Saragih/Metro Siantar
Keluarga besar UPT PSDA 02 Panei menabur bunga serta melakukan doa bersama untuk rekan mereka Rudi Siboro, istri dan satu anaknya, Kamis (5/7/18).
LINE it!

NewTapanuli.com, Siantar – Tenggelamnya KM Sinar Bangun, diharapkan menjadi pelajaran penting bagi pemerintah. Tidak hanya membenahi sistem penyeberangan kapal, tetapi juga perlu dilakukan penataan batas perairan Danau Toba kepada setiap masing-masing Pemerintahan Daerah (Pemda) yang ada di kawasan danau tersebut.

Hal ini diutarakan Specialist Development Plan Area, Robert TuaSiregar Ph D, Minggu (8/7).

Kawasan Danau Toba berada di tujuh kabupaten. Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Samosir, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, Kabupaten Dairi dan Kabupaten Tapanuli Utara.

“Mencermati batas perairan Danau Toba yang sampai saat ini belum ada ketegasan. Kenapa kita bilang tidak ada ketegasan? Karena saat ini yang ada hanya batas darat yang ada di RTRW (Ruang Terbuka Ruang Wilayah). Untuk itu sudah sangat perlu dilakukan sebuah kepastian tentang batas perairan tersebut,” terangnya.

Menurut Ketua Forum DAS Asahan Toba ini, secara juridis saat ini batasan tersebut belum ada, sehingga ada semacam pembiaran ketika ada masalah. Namun ketika ada program semua wilayah kabupaten berlomba mengklaim wilayahnya.

“Tidak adanya batas perairan Danau Toba, akan mengakibatkan bias tentang siapa yang berbuat apa, dan siapa yang bertanggung jawab? Karena referensi kita dalam beberapa kebijakan tentang Danau Toba, untuk daratan pemerintah ke tujuh kabupten terlibat, namun untuk perairan ada kegamangan karena tidak ada ketegasan, karena Pemkab saat ini mash mengacu RTRW yang nota bene hanya bibir pantai,” jelasnya

Untuk itu perlu ketegasan dari pemerintah pusat dan provinsi untuk segera melaksanakan tapal batas perairan Danau Toba, sehingga ada yang bertanggung jawab dan perlakuan dari masing masing kabupaten. Karena saat ini untuk laut ada dikenal istilah Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE), batas teritorial dan batas kontinental. Pembenahan kapal memang sangat penting namun tidak kalah penting juga adalah batas-batas perairannya.

Dijelaskan Robert, jika batas perairan tidak diberlakukan maka masing-masing daerah, cenderung kurang peduli atas adanya persoalan yang muncul.

“Silakan dikaji dengan model dan formula apa? Jika tidak dilakukan bagaimana kita dapat menata dan meningkatkan optimalisasi Danau Toba ke depan? Pemerintah pusat harus segera membuat aturan untuk batas ini,”pungkas Robert. (pam/esa/nt)

Loading...