Bengkel Mobil Mantan Ketua DPRD Dibobol

Bagikan:
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di kios milik Handri Kana Surbakti. (Ist/New Tapanuli)

NewTapanuli.com, SIBOLGA – Bengkel mobil Auto Karya milik mantan Ketua DPRD Kota Sibolga Sahlul U Situmeang di Jalan SM Raja, Kelurahan Sarudik, Kecamatan Sarudik, Tapanuli Tengah (Tapteng), dibobol Orang Tak Dikenal (OTK), Kamis (7/2) sekira pukul 03.30 WIB. Sebanyak 73 unit ban berbagai merek dilaporkan raib dari bengkel tersebut.

Pihak Kepolisian Resort (Polres) daerah itu kini tengah menyelidik perkara itu dan telah memintai keterangan dari sejumlah saksi. “Peristiwa itu sendiri bermula dari laporan seorang warga, Faisal Situmeang, kepada korban (pelapor) Sahlul U Situmeang yang memberitahukan bahwa gembok pintu pagar bengkel telah rusak. Selanjutnya pelapor datang dan melihat keadaan pintu pagar bengkel sudah tidak digembok,” ungkap Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui Paur Humas Iptu R Sipahutar, Jumat (8/2).

Pada saat itu, sebutnya, pelapor langsung membuka pintu sorong bengkel dan melihat isi bengkel yang sebelumnya berisi 73 ban mobil (19 merk Dunlop, 8 merk Bridgestone dan 46 merk Archiles) telah hilang. “Akibat tindak pidana itu, korban (Sahlul U Situmeang,red) mengaku mengalami kerugian Rp35.000.000 dan melaporkannya guna di proses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Peristiwa pembongkaran dan pencurian itu sendiri telah dilaporkan pada Kamis hari itu juga sekira pukul 18.30WIB, dengan nomor LP/29/II/2019/SU/RESTAPTENG.

Burung Murai Batu Ikut Digondol

Aksi pencurian juga terjadi di Kios milik Handri Kana Surbakti (28) di Lingkungan Tanoponggol, Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, Tapteng, Kamis (7/2) sekira pukul 03.30 WIB.

Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui Paur Humas Iptu R Sipahutar dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, kejadian itu berawal ketika Handri Kana Surbakti bersama keluarganya pergi ke rumah mertuanya pada hari Rabu (6/2) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kemudian keesokan harinya pulang dari rumah mertuanya. “Namun setibanya di rumahnya sekira pukul 06.30 WIB, Handri melihat pintu kios miliknya yang sebelumnya terkunci dengan sebuah gembok sudah dalam keadaan rusak,” terang R Sipahutar, Jumat (8/2).

Selanjutnya, lanjutnya, Handri memeriksa isi dalam kios dan tidak menemukan lagi barang-barang berupa 1 unit Laptop merk Samsung warna putih, 2 unit Handphone merk Nokia warna hitam dan Maxtron warna putih, serta 2 ekor burung Murai Batu telah hilang. “Akibat tindak pidana pencurian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp20 juta,” jelasnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polres Tapteng guna diproses sesuai hukum yang berlaku. “Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, yakni sebuah linggis besi berukuran 30 cm, sebuah gembok merk Rush warna putih,” ujarnya.

Dalam kasus ini, polisi meminta keterangan dari dua orang saksi, yakni Maulianto Wau (32) dan Jun Holmes, warga setempat. “Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pencurian tersebut,” pungkasnya. (ril/rb/nt)

Bagikan:
Loading...