Tega, Ayah Cabuli Anak Tiri

Bagikan:
Tersangka usai menjalani pemeriksaan. (Toga Sianturi/New Tapanuli)

NewTapanuli.com, SIBOLGA – Seorang pria di Keluruhan Simare-mare, Kecamatan Sibolga Utara, tega mencabuli anak tirinya. Perbuatan bejat tersebut dilakukan saat istrinya tidak berada di rumah. Adalah RS alias R (29) ayah tiri yang kini ditangkap polisi setelah dilaporkan ayah kandung korban.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramdhansyah Sormin membenarkan ditangkapnya RS. Katanya, bermula penangkapan dari laporan ayah korban, IG
(36) warga Desa Sipolu-polu, Kecamatan Penyabungan, Madina, yang mengatahui bahwa putri kandungnya disetubuhi oleh suami baru istrinya, Minggu (6/1).

“Korbannya sebut saja Bunga, masih berumur 12 tahun. Dia tinggal bersama ibunya yang telah nikah lagi dengan pelaku. Informasi diketahui saat dia berada di Hajoran. Ada seseorang yang memberitahunya.

Kemudian, pelaku kita amankan keesokan harinya, Senin (7/1) sekira pukul 05.00 WIB, setelah kita menerima pengaduan ayah korban,” kata Sormin, Jumat (11/1).

Pelaku diamankan dari tempat pelariannya di Desa Unte Mungkur I Tapteng. “Setelah kelakuan pelaku ini diketahui oleh warga, diapun lari. Sebelumnya, rencananya mau lari ke Aceh. Dia kita amankan dari tempat persembunyian di desa Unte Mungkur,” ungkapnya.

Dari keterangan pria yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut, aksi bejatnya terhadap anak tirinya itu sudah 3 kali dia lakukan sejak tahun 2018, saat ibu korban sedang tidak berada di rumah. “Pertama pada
bulan Juli 2018, kedua kalinya berselang sebulan kemudian. Dan terakhir Minggu (6/1),” terang Sormin.

Sekilas, tersangka menceritakan perlakuan bejatnya yang terakhir. Saat itu, ibu kandung korban sedang pergi ke luar. Di rumah itu hanya ada korban, tersangka dan seorang balita, anak kandung hasil hubungan tersangka dengan ibu kandung korban. Tiba-tiba, tersangka memanggil korban masuk ke kamar tidurnya dan menyuruhnya untuk menidurkan bayinya di ayunan.

Setelah bayinya tertidur, tersangka kemudian menyuruh korban untuk masuk ke selimut yang saat itu dipakai tersangka. Saat itulah tersangka menggagahi korban.

Warga sekitar sempat mengetahui perbuatan bejat tersangka. Takut dimassa, tersangka kemudian kabur. “Namun, pernah juga korban melaporkan kejadian tersebut kepada ibunya. Ibunya malah memarahi korban,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, tersangka kini ditahan di RTP Polres Sibolga. Kepadanya dikenakan pasal 82 ayat 2 atau pasal 81 ayat 2, dari Undang-undang RI NO. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak. (ts/nt)

Bagikan:
Loading...