Isu Tsunami Gegerkan Sibolga, Warga Bangun dan Berlomba Ngungsi

Bagikan:
Warga berkumpul di tempat ketinggian.

NewTapanuli.com, SIBOLGA -Isu Tsunami tiba-tiba muncul dan membuat panik warga Sibolga dan Tapteng, Kamis (10/1/19) sekira pukul 3.00 WIB. Waspada dengan isu tersebut, wargapun beramai-ramai mengungsi ke daerah pegunungan atau ke dataran yang lebih tinggi.

Kepanikan warga diduga dipicu munculnya berbagai status di media sosial yang menyebut bahwa air laut di seluruh pesisir pantai Sibolga-Tapteng, surut. Sehingga, warga yang bermukim di pesisir bergegas meninggalkan rumahnya. Bahkan, banyak diantaranya telah membawa serta perlengkapan dan barang-barang berharganya.

Seperti Yuli, salah satu warga yang sedang mengungsi di daerah perbukitan Kelurahan Pancuran Dewa. Katanya, setelah mendengar kabar, dia dan keluarganya bergegas mengungsi.

“Dengar kabar katanya kering air laut. Tapi gimanalah awak manusia ini, Tuhannya semua yang mengaturkan. Tapi waspada kayak di Lampung, Banten, tidak ada terjadi apa-apa, tiba-tiba sudah naik aja air pasang, air Tsunami. Awak waspada itulah sekarang. Selagi masih bisa awak berlari, berlarilah,” kata Yuli.

Menurutnya, daerah perbukitan merupakan tempat yang paling aman untuk menghindar dari bahaya Tsunami. “Inikan sudah tingginya ini. Seandainya terjadi apa-apa kan sudah bisa awak lari ke atas gunung,” pungkasnya.

Pantauan, tak hanya ke daerah perbukitan, rumah ibadah juga menjadi tujuan warga untuk menyelamatkan diri. Seperti Mesjid Al-Jihad Sibolga, yang telah dipadati penduduk sejak munculnya rumor Tsunami. Dari mulai anak-anak hingga orangtua renta. (ts/nt)

TONTON VIDEONYA: Suasana kota Sibolga dinihari dan tempat pengungsian.

Bagikan:
Loading...