Isu Tsunami, Walikota Sibolga Dibangunkan, Diajak ke Gunung

Bagikan:
Warga berkumpul di tempat ketinggian.

NewTapanuli.com, Sibolga – Isu tsunami membuat ribuan warga di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) heboh dan panik. Tak sedikit daei mereka turun ke gunung.

Peristiwa itu terjadi Kamis (10/1/19) dinihari. Masyarakat yang saat itu tengah tidur lelap, akhirnya saling membangunkan dan berusaha menyelamatkan diri dengan lari ke tempat-tempat yang lebih tinggi.

Banyak warga membawa barang-barang berharga untuk diselamatkan, termasuk bantal, pakaian dan peralatan memasak.

“Katanya mau tsunami. Air sudah surut sangat jauh. Ada yang menelpon,” kata seorang ibu rumah tangga.

Akibat isu itu, jalan-jalan di kota Sibolga menjadi macet dipadati kendaraan. Pengendara terlihat lalu lalang datang dari arah Pandan kemudian menuju arah Kota Sibolga sambil membonceng keluarga dan anak-anak mereka serta membawa sejumlah perlengkapan seperti tas.

Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk juga dibangunlan, dan sempat diajak ke gunung. Tapi dia langsung melakukan pengecekan kondisi air laut di dekat Hotel Wisata Indah Sibolga untuk menyikapi kepanikan warga.

“Saya dibangunkan untuk diajak ke gunung, saya tanya ini berita darimana? Harus dicek dulu, ternyata itu bohong. Tidak ada tanda-tanda tsunami,” kata Syarfi.

Syarfi juga langsung memerintahkan BPBD Sibolga menghubungi BMKG pusat. “Ternyata hasilnya, BMKG menyatakan tidak ada tsunami di Sibolga. Berita itu tidak ada dari BMKG,” ujar Syarfi.

Kepada masyarakat yang sempat mengungsi ke tempat-tempat yang dianggap aman, Walikota Sibolga minta agar segera kembali ke rumah masing-masing. “Insya Allah aman,” katanya.

“Makanya kita himbau kepada masyarakat kalau ada sesuatu berita atau informasi, cek and ricek. Tenang, jangan lari-lari aja. Jangan panik, tanya dulu,” jelasnya. (bbs/int)

TONTON VIDEONYA:

 

Bagikan:
Loading...