Natal Parhalado se-Resort HKBP Sibolga II Berlangsung Khidmat

Bagikan:
Parhalado HKBP Resort Sibolga II saat membacakan liturgi pada pada perayaan natal parhalado. (Toga Sianturi/New Tapanuli)

NewTapanuli.com, SIBOLGA – Perayaan Natal se-Resort HKBP Sibolga II, yang digelar di gereja HKBP Pantai Galilea, berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, Minggu (2/12/18).

Perayaan Natal kali ini membawa tema, besarlah ketentraman pada orang-orang yang mencintai tauratmu, tidak ada batu sandungan bagi mereka. Yang diambil dari Mazmur 119:165. Acara diawali dengan penyalaan lilin natal dan ibadah.

Pimpinan HKBP Resort Sibolga II, Pdt JHT Hutagalung STh, MM dalam pesan natalnya mengajak semua umat untuk senantiasa berdamai dengan sesama.

“Sebab, bila ada pada diri kita hati yang penuh damai, maka rasa benci, dendam, iri hati dan permusuhan tidak akan muncul pada kehidupan kita sehari-hari. Artinya hati kita sudah terlebih dahulu memperdamaikan kita dengan orang lain. Dan bila kita sudah bisa berdamai dengan orang lain, maka Tuhan pun akan curahkan berkat-berkat suka citaNya kepada kita sebagai Anak-anak Allah. Sebagaimana tertulis dalam Matius 5:9, berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah,” kata Pdt. JHT Hutagalung.

Dia juga menyebutkan, bahwa Parhalado adalah banper dan sekaligus pioner kemajuan suatu gereja. Sebab bila parhalado gerejanya adalah orang-orang kreatif, bertanggungjawab dalam melayani, rela berkorban, energik dan sikapnya dapat menjadi teladan bagi anggota jemaat, maka suatu gereja akan diyakini dapat berkembang dengan maju.

“Saya bersyukur dan berterima kasih, gereja HKBP Sibolga Kota yang baru saya pimpin ini memiliki parhalado-parhalado yang dapat kita banggakan dalam membawa kemajuan dibidang pelayanan maupun program pembangunan gereja,” sebutnya.

Di akhir khotbahnya, Pdt JHT Hutagalung mengajak seluruh jemaat untuk mendukung suami/istri yang terpanggil sebagai parhalado. Sebab, dukungan tersebut akan turut berdampak pada kualitas pelayanan para parhalado itu sendiri.

“Istri atau suami parhalado diharapkan dapat mendorong dan membantu pelayanan parhalado di lingkungannya masing-masing. Sehingga jemaat merasa berbangga dengan pelayanan parhalado kita,” pungkasnya. (ts/osi/nt)

Bagikan:
Loading...