Pelabuhan Lama Penuh Sampah, Walikota Sibolga Marah

Walikota Sibolga HM Syarfi Hutauruk dan Wakil Walikota Sibolga Edi Polo Sitanggang saat melihat tumpukan sampah di kawasan warung makanan dan minuman di Pelabuhan Lama Sibolga, Jumat (9/3).
LINE it!

NewTapanuli.com, SIBOLGA- Walikota Sibolga HM. Syarfi Hutauruk marah besar ketika melihat banyaknya sampah yang menumpuk di kawasan Pelabuhan Lama Kota Sibolga, padahal orang nomor 1 di Kota Sibolga itu sudah berulangkali mengeluarkan imbauan agar tidak membuang sampah dalam sungai dan laut.

“Seluruh perangkat pemerintahan, baik kadis, camat, lurah di masing-masing kecamatan dan kelurahan harus bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungan. Segera upayakan agar warga tak membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai dan laut. Sebab sungai dan laut bukan tempat sampah,” tegas Syarfi saat melihat tumpukan sampah ketika ikut bergotong royong bersama di kawasan Pelabuhan Lama Sibolga, Jumat (9/3) pagi kemarin.

Turut dalam kegiatan gotong royong itu Wakil Walikota Sibolga Edi Polo Sitanggang, Plt Sekda Kota Sibolga M Yusuf Batubara, Kadis PKPLH Kota Sibolga Mauli Badia dan para pimpinan OPD Kota Sibolga, camat dan lurah serta petugas kebersihan Kota Sibolga.

Syarfi mengaku sangat kecewa melihat banyaknya tumpukan sampah di pinggiran pantai Pelabuhan Lama Sibolga, apalagi sampah itu berasal dari pembuangan warga pemilik usaha warung makanan dan minuman yang berada di kawasan tersebut.

“Coba bayangkan, dampak pembuangan sampah ke sungai ataupun laut, selain tercemar juga sangat rawan timbulnya penyakit,” pungkas Syarfi.

Dikatakan, Pemko Sibolga sudah berupaya menyediakan tempat pembuangan sampah di lingkungan masyarakat, mengupayakan kendaraan pengangkut sampah baik roda 3 maupun roda empat lengkap dengan petugasnya.

“Kita lakukan hal itu dengan harapan tidak ada lagi masyarakat yang buang sampah sembarangan. Meskipun sebenarnya ada hukum yang mengatur soal buang sampah sembarangan, yakni dalam Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 Pasal 98, ancaman bagi perusak lingkungan yakni diganjar hukuman penjara paling sedikit 3 tahun dan paling lama 10 tahun, dan ditambah denda uang,” jelasnya seraya mengatakan ke depan pihaknya akan memikirkan dan membuat aturan terkait oknum yang membuang sampah sembarangan.

Terkait banyaknya sampah di kawasan Pelabuhan Lama Kota Sibolga, pihaknya meminta dengan tegas agar seluruh pengelola warung makanan dan minuman yang berada di kawasan tersebut untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Ini tidak main-main, dan bilamana nanti masih terlihat sampah menumpuk dikawasan warung milik warga yang berada di kawasan pelabuhan ini. Kita tidak segan-segan untuk mencabut izin usahanya,” tandas Syarfi. (rb)

Loading...