Sedih, 4 Jenazah Diantar Penuh Tangis ke Pemakaman

Bagikan:
Peti jenazah keluarga Nainggolan dibawa ke pemakaman. (Ramsiana Gultom/Metro Siantar)

NewTapanuli.com, Samosir – Empat jenazah sekeluarga korban pembunuhan di Bekasi, yaitu Daperum Nainggolan, istri Maya Ambarita, dua anak mereka Sarah Nainggolan dan Arya Nainggolan, akhirnya dimakamkan di kampung halaman.

Sebelum 4 peti jenazah ditutup, isak tangis kembali menggema, memenuhi halaman rumah duka. Suasana terasa sangat sedih. Salah seorang wanita yang juga kerabat korban tampak terus memeluk peti jenazah Daperum Nainggolan dan istrinya Maya boru Ambarita.

Sementara itu, keluarga yang lain menangisi jenazah kedua anak Daperum, yakni Sarah boru Nainggolan dan Arya Nainggolan. “Kenapa jadi ini dapatmu, nak. Cepat kali kalian pergi, masih banyak yang mau kalian raih di dunia ini,” tangis wanita paruh baya itu.

Keempat jenazah dibawa ke tempat peristirahatan terakhir di Hariara Tolu, Pangururan, Kabupaten Samosir, Kamis (15/11/18) sekira Pukul 14.00 WIB.

Penutupan peti jenazah dilakukan secara sakramen gereja oleh Pdt. Jhon Petra Simatupang, juga dihadiri jemaat HKBP Resort Pangururan Kota, setelah dilakukan ibadah di depan rumah duka.

Selanjutnya masyarakat dibantu beberapa pemuda mengangkat peti jenazah korban satu per satu ke dalam mobil ambulance. Tangis histeris kembali terdengar mengiringi.

Berjalan sekitar 15 menit, keluarga dan para pelayat tiba di area pemakaman keluarga. Satu per satu jenazah kembali diturunkan untuk dimasukkan ke dalam satu liang lahat.

“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan,” ucap Pdt. Jhon Petra dalam khotba nya dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu pujian. (gid/ana/ms/nt)

Tonton Videonya:

Bagikan:
Loading...