3 Pelajar Yang Tewas Tenggelam di Perairan Pintu Batu, Desa Rianiate

Bagikan:
Tiga jenazah pelajar dari SMPN 4 Satu Atap, Hutanamora, Pangururan yang tenggelam di Perairan Pintu Batu

New Tapanuli.Com – Danau Toba, Tiga Siswi SMP ditemukan meninggal karena tenggelam di Perairan Pintu Batu, Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Rabu (5/9) sekira Pukul 15.30 WIB.

Awal kejadian ketika para korban dan teman-temannya berjumlah 6 orang mengerjakan tugas kelompok dari sekolahnya . Setelah selesai mengerjakan tugas kelompok mereka pergi berenang ke Danau Toba. Dari 6 orang tersebut, 1 orang di antaranya tidak ikut berenang , yakni Jesica Malau dan hanya 5 orang yang berenang, yakni Esra Lumban Batu (14), Devi Marbun (14) dan Sritetty Simbolon (14), Nanda Putri Simbolon dan Siska Sinurat. Pada saat mereka berenang awalnya masih di pinggiran danau yang lama kelamaan mereka berenang semakin ke tengah danau.

Korban Devi Marbun dan Sritetty Simbolon berteriak meminta tolong karena hampir tenggelam. Mereka tidak pandai berenang.

Mendengar teriakan minta tolong, warga yang berada di sekitar lokasi, Leo Simbolon, langsung berenang menolong korban. Namun yang berhasil diselamatkan hanya Siska Sinurat, Sementara Nanda Putri Simbolon berhasil menyelamatkan diri setelah memegang batu yang besar yang ada di pinggiran danau. Sedangkan 3 korban tidak berhasil diselamatkannya.
Ke-3 korban berhasil ditemukan dengan kondisi meninggal dunia atas nama Esra Lumban Batu (14), Devi Marbun (14) dan Sritetty Simbolon (14).

Kapolres Samosir AKBP Agus Darojat membenarkan ada tiga orang siswi SMP yang meninggal karena tenggelam di Perairan Pintu Batu. Informasinya, ada enam orang siswa SMP yang mengerjakan tugas kelompok.

Kemudian setelah selesai, 5 diantaranya pergi berenang. Namun, ada diantaranya yang tidak pandai berenang. Kemudian ada yang tenggelam sehingga diduga ada upaya rekan-rekannya untuk menolong, namun akhirnya menjadi korban. (ana/esa)

Bagikan:
Loading...