Gara-gara Daun Sirih, Akner Rumapea Dibantai

Bagikan:
Ilustrasi.

NewTapanuli.com, SAMOSIR – Afner Rumapea alias Ama Julinda tewas bersimbah darah di perladangan Barumbung, Desa Pardomuan, diduga dianiaya dipicu persoalan pencurian daun sirih, Senin (20/8/18) sekira 09.30 WIB.

Afner Rumapea alias Ama Julinda diduga telah mencuri demban (daun sirih) dari perladangan Monang Sitohang (40) warga Lumban Dolok, Desa Hatoguan, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir.

Disebutnya, pelaku melakukan pembacokan sebanyak delapan kali ke beberapa bagian tubuh korban. Luka bacok itu mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian.

Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Jonser Banjarnahor mengatakan, pihak kepolisian telah mengamankan tersangka dan melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Diduga motif pembunuhan karena dendam antara pelaku dan korban.

“Kita masih dalami motifnya. Sementara diduga karena masalah dendam dan pencurian daun sirih,” sebutnya.

Melihat Akner Rumapea mengambil daun sirih , pelaku langsung marah dan mengejar. Korban pun berlari dan terjatuh. “Kita sudah mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian dan pelaku juga sudah diamankan ke Polres Samosir untuk dilakukan pemeriksaan,” terangnya.

Lebih lanjut AKP Jonser mengatakan, saat korban sedang menuju RSUD Djasamen Saragih Siantar untuk diotopsi. “Korban sedang diperjalanan menuju rumah sakit untuk kepentingan otoupsi,” tandasnya. (rah/nt)

Bagikan:
Loading...