10 Jenazah Terekam Robot (ROV)

Bagikan:
Tampak dari monitor ROV, salah satu jenazah korban. kursi KM Sinar Bangun, helm, dan beberapa sepedamotor.

Kreta, Sepatu, Helm Korban Terlihat

Newtapanuli.com – Samosir, 12 HARI pasca tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba Tigaras, pencarian korban akhirnya membuahkan hasil. Sebanyak 8-10 jenazah terekam Robot Operator Vehicle (ROV) di dasar danau tepatnya di bawah lokasi tenggelamnya KM Sinar Bangun. Kapal juga terlihat masih utuh dan tidak pecah.

Selain jenazah, terlihat juga barang-barang korban seperti helm dan sepatu. Juga kursi kapal dan tali kapal.
Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Brigadir Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto, saat menggelar press release, Jumat (29/6) sekira pukul 08.20 WIB, di Pelabuhan Tigaras, Posko Basarnas mengatakan, ROV hanya dapat ‘melihat’ sampai jarak 2 meter.

“Kalau kapal tampak hitam saja, tetapi tali-talinya sudah tampak jelas. Kapalnya tak pecah, tapi utuh. ROV jarak pandangnya 2 meter. Jenazah para korban terpisah dari kapal,” kata Nugroho Budi.
Korban berada di kedalaman sekitar 455 meter di luar kapal. Sementara kapalnya ditemukan di kedalaman 420 meter.

“Jadi kapalnya di atas. Sedangkan jenazah korban berada di bawahnya. Posisinya tidak semuanya terpisah dari kapal,” tambahnya lagi.

Amatan kru koran ini di Pelabuhan Tigaras, Tim Basarnas Gabungan sudah berada di tengah perairan Danau Toba untuk melanjutkan upaya pencarian korban dan KM Sinar Bangun.
Rencananya, pihak Basarnas akan melakukan pengangkatan jenazah para korban dengan mempergunakan tali dan alat berat.

“Intinya kita angkat jenazah dulu. Kita meminta bantuan dari kementrian, lembaga lain serta swasta,” pungkasnya. (adi/esa)

Bagikan:
Loading...