Santri Ini Bikin Teleskop dari Limbah Mesin Fotokopi

Bagikan:
Sadida bersama teleskop hasil karyanya yang dibuat dari bahan sederhana.

NewTapanuli.com – Menjadi santri bukan berarti hanya disibukkan dengan aktivitas di pondok pesantren (Ponpes). Mereka tetap bisa menekuni hobinya. Itu dibuktikan Sadida Abdul Ghani, santri Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam. Lewat tangan kreatifnya, dia berhasil membuat teleskop dari limbah mesin fotokopi.

PPMI Assalaam terkenal dengan fasilitas observatorium yang didukung Club Astronomi Santri Assalaam (CASA). Komunitas tersebut fokus mempelajari dan mendalami dunia astronomi.

“Selama ini CASA masih memakai teleskop mahal untuk melakukan pengamatan bulan atau matahari. Karena harganya mahal, jadi jumlahnya hanya terbatas. Kemudian saya kepikiran untuk membuat teleskop sendiri,” ujar Sadida kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (16/5).

Sebagai ketua CASA, Sadida sudah lama mendapat ide membuat teleskop rakitan. Bermodal berbagai referensi, dia ingin membuktikan bahwa dirinya mampu membuat teleskop sendiri. Tidak perlu menggunakan peralatan rumit, cukup memakai lensa bekas scanner mesin fotokopi dan pipa paralon.

“Lensa yang biasa dipakai untuk scanner fotokopi itu dipakai dan dipasang buat teleskop. Tabungnya pakai pipa paralon. Sedangkan focuser-nya pakai puteran radio bekas. Biaya produksi cuma sekitar Rp 350-500 ribu,” beber remaja kelahiran Kendal, 1 Desember 1999 ini.

Bagikan:
Loading...