Standar Layanan Hotel di Samosir Harus Perlu Ditingkatkan

Bagikan:
Perahu motor melintasi perairan Danau Toba menuju pulau Samosir.

NewTapanaluli.com, SAMOSIR – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Samosir Annettee Horschmann mengatakan pelaku usaha pariwisata di Samosir harus meningkatkan standar layanan hotel agar mampu bersaing dan mengimbangi pertumbuhan industri perhotelan di daerah ini.

“Industri pariwisata terus berkembang, tuntutan pelanggan (tamu) juga meningkat, maka standar layanan hotel juga harus ditingkatkan,” katanya di Tuktuk, Samosir, Sabtu (27/1/18) malam.

Dia memberi contoh, pada zaman yang serba online seperti saat ini, maka layanan penyediaan sambungan Internet seperti Wifi menjadi sangat penting. “Tuntutan pasar meningkat, maka kita harus memenuhinya kalau tidak mau tersingkir dari persaingan,” kata wanita keturunan Jerman yang menikah dengan pria Batak ini.

Contoh lain, kata pemilik Tabo Cottage di Tuktuk ini, sejak pihaknya membangun kolam renang beberapa tahun lalu, jumlah wisatawan yang menginap di hotel itu meningkat hingga kini. “Peningkatan layanan berdampak pada peningkatan jumlah tamu. Jadi investasi akan menambah pendapatan hotel,” katanya.

Selain penambahan produk layanan yang baru, kualitas hotel perlu ditingkatkan. Banyak hotel di daerah ini yang dibangun pada periode tahun 1970 hingga 1980, dengan standar yang tak lagi sesuai dengan tuntutan tamu saat ini, misalnya ukuran kamar, kualitas kamar mandi dan lain-lain. “Kamar tersebut harus diperbaiki atau direnovasi agar sesuai keinginan tamu,” katanya.

Selain perbaikan fisik, kualitas layanan dan jaminan keamanan bagi wisatawan juga menjadi faktor penting.

Pemerintahan Joko Widodo telah menetapkan Danau Toba sebagai destinasi utama nasional dengan berbagai program di antaranya peningkatan bandara Silangit di Siborongborong menjadi bertaraf internasional, pembangunan jalan tol dari bandara Kuala Namu menuju Parapat, perbaikan jalan-jalan di seluruh kawasan wisata sekitar Danau Toba, dan pemasaran obyek wisata hingga ke level internasional.

Saat ini PHRI Samosir memiliki 18 anggota, tetapi masih banyak hotel yang belum menjadi anggota. PHRI memfasilitasi pertemuan rutin untuk berbagi informasi dan mengadakan pelatihan untuk memperbaiki kualitas layanan hotel. (ant/int/nt)

Bagikan:
Loading...