Bah! Sumbar dan Jabar ‘Merajai’ Kejuaraan Solu Bolon

Bagikan:
Tim Solu Bolon Kabupaten Samosir, selaku tuan rumah, mendapatkan hasil mengecewakan pada Kejuaraan Internasional Solu Bolon (Dragon Boat) memperebutkan piala Gubernur Sumatera Utara.

NewTapanuli.com, SAMOSIR – Kejuaraan internasional Solu Bolon (Dragon Boat) memperebutkan piala Gubernur Sumatera Utara yang dibuka 20 Juli di Pantai Putri Lopian, Pangururan, Kabupaten Samosir, telah berakhir. Mirisnya, tak ada peserta dari wilayah Danau Toba yang mengisi daftar juara, malah didominasi tim dari Sumatera Barat.

Diketahui, ada 25 tim yang mengikuti kejuaraan ini. Jumlah tersebut terdiri dari Singapura 1 tim, Samosir 12 tim, Sumbar 6 tim, Humbahas 2 tim serta Jawa Barat, Riau, Aceh dan Taput masing-masing 1 tim. Lomba Solu Bolon juga dirangkai dengan Lomba Solu Paersada-sadaan dan Pardua-duaan.

Untuk Lomba Solu Paersada-sadaan diikuti 15 tim, sedangkan Solu Pardua-duaan diikuti 19 tim. Lomba Solu Bolon menyediakan hadiah total Rp 117 juta lebih dengan memperlombakan Solu Bolon dengan jarak tempuh 1 km, Solu Parsadaan dan Solu Parduaan dengan jarak tempuh 500 meter.

Dan, di akhir kompetisi, Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat yang mendominasi kejuaraaan. Diperkuat dua tim Solu Bolon, Kabupaten Agam sukses meraih prestasi terbaik. Pada final yang diikuti enam tim, tim Agam B sukses merebut peringkat pertama dengan menembus finish dengan catatan waktu 04 menit 03,58 detik. Sedangkan tim Agam A juga finish di posisi kelima dengan catatan 04 menit, 14,44 detik.

Sementara posisi runner-up direbut Jawa Barat dengan waktu 04 menit 03,91 detik. Hanya tim Baktiraja, Humbahas-lah yang mampu mengisi daftar pemenang, yakni di posisi ketiga dengan 04 menit 08,27 detik.

selanjutnya, peringkat empat diraih tim Sumbar lainnya Lantamal II dengan 04 menit 08,65 detik, sedangkan tuan rumah Lugahon harus puas finish terakhir dengan 04 menit, 16,80 detik.

Pada kejuaraan ini, seluruh pemenang I-VI mendapat hadiah berupa uang tunai, piala, piagam dan medali. Juara I meraih uang tunai Rp40 juta, Juara II Rp27,5 juta, juara III Rp15 juta, juara IV Rp7,5 juta, juara V dan VI masing-masing Rp5 juta.

Manager sekaligus pelatih tim Kabupaten Agam Sumatera Barat, Japari Siregar mengatakan, berkat semangat dan kekompakan di antara pedayung menjadi kunci kesuksesan timnya merebut juara.

Bagikan:
Loading...