Sihar Diminta ‘Merawat’ Museum Pusaka Nias

Bagikan:
Sihar Sitorus saat menghadiri ramah tamah Pesta Emas Imamat Pastor Johannes M Hammerle OFMCap di Museum Pusaka Nias, Gunung Sitoli, Kamis (7/2).

NewTapanuli.com, NIAS – WALIKOTA Gunung Sitoli Lakhomizaro Zebua menyampaikan harapannya kepada Sihar Sitorus sebagai Calon Legislatif DPR RI dapat memberikan perhatian kepada Museum Pusaka Nias.

“Semoga jika bapak duduk nanti, tidak melupakan Museum Pusaka Nias, karena ini menyimpan warisan budaya Nias,” ujar Lakhomizaro dalam ramah tamah Pesta Emas Imamat Pastor Johannes M Hammerle OFMCap di Museum Pusaka Nias, Gunung Sitoli, Kamis (7/2).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sihar Sitorus, Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli MM, Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli SPd, dan Bupati Nias Selatan Hilarius Duha.

Sihar beserta rombongan hadir bersamaan dengan Walikota Gunung Sitoli Lakhomizaro Zebua. Sihar tampak menikmati jalannya acara. Hal itu terlihat dari senyum sumringahnya di awal acara yang diawali dengan suguhan tarian ‘Perang’ khas kebudayaan Nias.

Pastor Johannes sendiri merupakan petinggi umat Katolik di Pulau Nias, sekaligus dikenal sebagai budayawan Pendiri Museum Pusaka Nias, museum satu-satunya yang mendokumentasikan dan menampung benda-benda bersejarah kepulauan berpenduduk sekitar 900 ribu jiwa tersebut. Acara ini diselenggarakan sebagai perayaan 50 tahun hidup imamatnya.

Pastor Johannes sendiri telah menginjakkan kaki di Pulau Nias sejak tahun 1971. Sejak saat itu Pastor tertarik dengan bahasa, budaya, dan sejarah Nias. Dia juga menyadari bahwa karena kemiskinan dan kurangnya pendidikan, budaya yang unik ini akan menghilang sangat cepat.

Dia mulai mengumpulkan artefak sejarah dan budaya untuk dilestarikan demi masa depan. Cita-citanya adalah untuk melestarikan benda-benda ini bagi masyarakat Nias agar artefak penting ini terhindar dari kehancuran atau keluar dari pulau Nias.

Sihar sendiri sangat mengapresiasi dan kagum kepada sosok Pastor Johannes. Meski berasal dari Jerman, kecintaannya kepada kebudayaan Nias tidak perlu diragukan lagi. Ia pun mengucapkan selamat atas ke-imamatan Pastor Johannes yang ke-50.

“Terimakasih atas pelayanan Pastor Johannes Hammerle yang telah hidup imamat. Melayani tidak hanya umat Katolik tetapi juga berperan dalam melestarikan budaya Nias,” ujar Sihar. (rel/nt)

Bagikan:
Loading...