Ibunda Ustad Abdul Somad Dimakamkan di Asahan

Bagikan:
Ustad Abdul Somad dan ibundanya.

Newtapanuli.com, ASAHAN-Kabar duka datang dari keluarga Ustad Abdul Somad. Ibunda ustad yang akrab disapa UAS itu, Hajjah Rohana meninggal dunia, Senin (18/3) di Pekanbaru sebelum sholat subuh.

Almarhum Hajjah Rohana langsung dibawa ke kampung halamannya di Desa Silo Lama. Dusun VI, Kecamatan  Silau Laut, Kabupaten Asahan.

Menggunakan ambulans, rombongan jenazah ibu Ustad Abdul Somad berangkat dari Rumah Sakit Sansasi, Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru sekira pukul 08.15 WIB menggunakan jalur darat.

Suasana begitu ramai di rumah sakit. Ratusan orang kerabat dan masyarakat serta sahabat berdatangan melepas kepergian ambulan ke Kabupaten Asahan. Perjalanan menuju Silau Laut juga diawasi oleh pengamanan pihak kepolisian.

Edward, salah satu tetangga Ibunda Ustad Abdul Somad mengatakan, subuh saat dibawa ke Rumah Sakit, almarhum mengeluhkan sakit ringan.

Pusing-pusing hingga dicoba dibawa ke Rumah Sakit Sansani.

“Subuh tadi masih ikut shalat Subuh. Tiba-tiba beliau mengeluhkan sakit ringan. Akhirnya langsung di bawa ke Rumah Sakit,” ungkap Edward.

“Semalam pun beliau masih sehat. Tiba-tiba subuh ini mengeluhkan pusing,” tambahnya.

//Dimakamkan di Asahan

Ratusan pelayat tampak memadati kediaman almarhum Rohana, Ibunda Ustad Abdul Somad (UAS), Senin (18/3). Saat ini jenazah sedang dalam perjalanan menuju kampung halamannya untuk dimakamkan di Desa Silo Lama, Dusun VI, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan.

Sanak keluarga dan tetangga datang silih berganti. Beberapa tenda dan bangku juga tengah dipersiapkan menyambut kedatangan para pelayat yang hadir.

Di ruang tamu rumah Ibunda UAS, sudah dipersiapkan perlengkapan fardhu kifayah untuk melepas jenazah menuju peristirahatan terakhirnya.

“Belum tahu. Sepertinya nanti sore (almarhumah) baru sampai. Ini masih diperjalanan ke sini dari Pekanbaru,” kata Mustafa Gubel (51) abang sepupu UAS kepada wartawan di rumah duka.

Menurut keterangan pihak keluarga yang mendapat kabar akan hal itu, Rohana sebelumnya tak pernah mengeluhkan sakit apapun.

“Kami keluarga pagi tadi dapat telpon. Katanya Bunda jatuh dari kamar mandi dan dibawa ke rumah sakit. Terus dapat lagi informasi sudah meninggal,” tambah Mustafa.

Ia juga menceritakan, sebelum wafat dan berkumpul bersama keluarga beberapa waktu lalu, Rohana sempat berpesan kepada keluarga, jikalau meninggal nanti, dimakamkan persis di samping makam orangtuanya di Desa Silau Laut.

“Iya ada pesan seperti itu sama keluarga,” ucapnya.

Pantauan wartawan, di rumah duka, ratusan pelayat hadir memberikan ucapan empati untuk pihak keluarga. Puluhan papan bunga ucapan belasungkawa juga terlihat berbaris rapi menuju kediaman Ibunda UAS.

Sejumlah pejabat pemerintahan hadir melayat ke rumah duka. Wakil Bupati Asahan H Surya BSc tiba sekitar pukul 15.15 WIB bersama sejumlah pimpinan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD). Kepada pihak keluarga, Surya juga sempat mengucapkan ungkapan belasungkawa.

Di lokasi rumah duka tampak pengamanan aparat kepolisian dan Satpol PP.

Informasi diperoleh Wakil Gubernur Sumut H Musa Rajeckshah dan Kapolda Irjen Pol Agus Andrianto rencananya akan ikut melayat ke rumah duka.

Sementara itu, kakak sepupu UAS, M Noor Arifin mengatakan, rencananya jenazah yang diperkirakan tiba sore ini akan dimakamkan selepas shalat Magrib.  Sementara UAS sendiri akan datang ke pemakaman ibunya itu.

“Rencana dimakamkan habis magrib. UAS masih dalam perjalanan ke sini. Kemarin ada jadwal ceramah di Jawa. Insha Allah (UAS) hadir,” ujarnya. (Per/Bay)

Bagikan:
Loading...