Kisah Suciati, Bangun Masjid Mirip Nabawi dari Berjualan Ayam

Ridho Hidayat/JawaPos.com
Dibangun dari tekad dan jerih payah penjual ayam di pasar, Masjid Suciati kini bisa dinikmati oleh masyarakat.
LINE it!

Meski hanya berprofesi sebagai pengusaha daging ayam di Jalan Gito-Gati, Pendowoharjo, Sleman, siapa yang menyangka jika Suciati Saliman Riyanto Raharjo mampu mendirikan sebuah masjid megah yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya.

RIDHO HIDAYAT, JOGYAKARTA

Perjuangannya membangun masjid tentu tidaklah mudah. Terlebih, perempuan yang lahir pada 20 Mei 1952 tersebut sudah mengumpulkan uang sejak 1995 silam. Yang membuat takjub, tempat ibadah yang dibangunnya tersebut didesain mirip dengan Masjid Nabawi yang ada di Madinah.

Impian Suciati membangun masjid tersebut tidak hanya setahun, dua tahun semata, namun ia kerap memimpikan mendirikan masjid sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Keinginannya itu hanya dipendamnya ketika itu.

Mimpi itu dipendamnya karena masih berkewajiban menyelesaikan sekolah. Sambil menempuh tugas belajarnya, Suciati juga membantu orang tuanya berjualan di Pasar Terban Kota Jogjakarta.

“Berangkat sekolah saya naik sepeda boncengi ibu saya ke pasar lebih dulu. Ganti pakaian di pasar, lalu baru masuk sekolah. Pulangnya pun demikian,” kata Suciati, ditemui di masjidnya, Senin (28/5) kemarin.

Loading...