Pulau Kalimantung Kerap Jadi Markas ‘Mafia’ Perikanan

Toga Sianturi/New Tapanuli
Danlanal Sibolga Letnan Kolonel (Letkol) Laut (P) TNI Fajar Priyanto KST saat melakukan patroli di Pulau Kalimantung.
LINE it!

Pulau Kalimantung, merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tapteng yang tidak kalah indahnya dengan pulau Dewata Bali atau pulau-pulau terkenal lainnya yang ada di Indonesia.

TOGA SIANTURI, SIBOLGA

Sayang, pulau ini kurang perhatian dari pemerintah daerah. Hingga pulau ini dijadikan sarang atau markas oleh para pelaku kejahatan di laut. Seperti, para penangkap ikan yang menggunakan bahan peledak atau bom, yang baru-baru ini berhasil ditangkap oleh Lanal Sibolga.

Tak hanya dijadikan sarang, perairan Pulau Kalimantung ini juga dijadikan lapak untuk membom ikan. Akibatnya, keindahan terumbu karang yang sudah berumur ratusan tahun yang mengelilingi pulau inipun ikut rusak.

Rasa prihatin dengan kondisi destinasi wisata tersebut, membuat Danlanal Sibolga Letnan Kolonel (Letkol) Laut (P) TNI Fajar Priyanto KST, mengelar patroli dengan menyisir pulau Kalimantung, Senin (28/5).

Dia ingin mengetahui sejauh mana pulau tersebut dijadikan sarang oleh para perusak alam. Dan tentunya, juga ingin mengetahui sejauh mana kerusakan alam yang telah terjadi.

Untuk sampai di Pulau Kalimantung, membutuhkan waktu sekitar 3 jam dengan menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Mansalar milik Lanal Sibolga, dari Mako Lanal Sibolga. Karena perairannya yang dikelilingi karang, KAL pun tidak mampu mendekati pesisir pantai pulau. Sehingga, harus menggunakan kapal karet.

Di bibir pantai putih tersebut, Danlanal didampingi Pasintel Kapten Aris dan beberapa personel berpakaian loreng biru, menemukan pondok-pondok kecil, yang menjadi tempat singgah para pelaku kejahatan.

Loading...