Peran Media Sangat Penting dalam Perbankan

Bagikan:
Pejabat dan narasumber dari KPw BI Propinsi Sumut foto bersama para jurnalis asal Kota Sibolga di Parapat, Kamis (14/11/18). (RIDWAN BUTARBUTAR/NEW TAPANULI)

NewTapanuli.com, SIMALUNGUN – Deputi Direktur Pengembangan Ekonomi KPw BI Propinsi Sumatera Utara, Demina R Sitepu mengatakan, media massa memilik peran penting dalam dunia perbankan, khususnya Bank Indonesia (BI).

Menurutnya, media massa memiliki peran yang besar, sehingga BI memandang pentingnya untuk meningkatkan pemahaman wartawan, sebab tanpa peran media, BI tidak mungkin efektif dalam mengeluarkan kebijakan.

“Kami berharap rekan-rekan wartawan dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik. Pelatihan ini nantinya akan dibagi kedalam tiga kegiatan, yakni pelatihan wartawan ekonomi di Parapat, pelatihan cluster bawang merah di Desa Sigapiton, dan pelatihan aplikasi Toba Smile di Yayasan DEL Laguboti, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa),” jelas Demina di hadapan 72 wartawan yang mewakili tiga kantor perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara (Sumut), Medan, Pematang Siantar, dan Sibolga di acara pelatihan “Wartawan Ekonomi & Bisnis (Ekbis)” di Parapat, Kabupaten Simalungun.

Dia menyampaikan, maksud dan tujuan pelatihan adalah untuk memberikan referensi kepada wartawan tentang kebijakan-kebijakan apa saja yang dilakukan oleh BI, sehingga bisa diterbitkan atau dikeluarkan dan diketahui oleh publik.

“Kemudian referensi apa-apa saja yang dilakukan BI di bidang moneter, ekonomi dan sistem pembayaran,” ujarnya.

Media massa memiliki peran yang besar, sambungnya, sehingga BI memandang penting untuk meningkatkan pemahaman wartawan, karena tanpa media BI tidak mungkin efektif dalam mengeluarkan kebijakan.

“Kami berharap rekan-rekan wartawan dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik. karena pelatihan ini nantinya akan dibagi kedalam tiga kegiatan, yakni pelatihan wartawan Ekonomi di Parapat, pelatihan cluster Bawang merah di desa Sigapiton dan pelatihan aplikasi Toba Smile di yayasan DEL Laguboti, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa),” pungkasnya.

Bahkan beberapa waktu lalu, Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengungkapkan strategi BI yang mengutamakan komunikasi.

“Komunikasi itu ujung tombak kebijakan kita. Agar masyarakat dan terutama pasar bisa paham kebijakan kita dan secara psikologis bisa tetap stabil,” ujarnya dalam satu sesi wawancara khusus.

8 Wartawan Sibolga-Tapteng Pelatihan BI di Parapat

Sebanyak delapan wartawan asal Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah mewakili KPw BI Sibolga mengikuti pelatihan “Wartawan Ekonomi & Bisnis (Ekbis)” di Parapat, Kabupaten Simalungun.

Kedelapan wartawan itu yakni, Juniwan Nurpatah dari Harian MedanBisnis, Ridwan Tober Butarbutar dari Harian New Tapannuli (Jawa Pos Grup), Syaren Situmorang dari TV One, Freddy Situmorang dari media Tapanuli Post, Khottob Nasution dari Metro TV, Jhonny Simatupang dari Gatra, Jason Gultom dari Antara dan Haris Sikumbang dari Harian Waspada.

Pelatihan itu sendiri berlangsung selama dua hari, Kamis dan Jumat (15-16/11), dan dibuka secara resmi oleh Deputi Direktur Pengembangan Ekonomi KPw BI Propinsi Sumatera Utara, Demina R Sitepu di hotel Inna Parapat, Kabupaten Simalungun. Tak hanya dari Sibolga dan Tapteng, turut serta dalam pelatihan itu 63 wartawan lainnya yang mewakili dua kantor perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Medan dan Pematangsiantar.

Pelatihan Wartawan Ekonomi, dibagi dalam beberapa topik, salah satunya tentang kebijakan BI mengenai Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang disampaikan oleh narasumber Yudha Wastu Prawira (Analis Sistem Pembayaran BI Propinsi Sumut- Medan. (rb/nt)

Bagikan:
Loading...