Hak Angket KPK Bisa Dibatalkan, Begini Caranya

Int
Fahri Hamzah (tengah) di sidang paripurna Hak Angket KPK.
LINE it!

NewTapanuli.com – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah telah memutuskan dengan sepihak penggunaan hak angket terhadap KPK. Gara-gara itu, Fraksi Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memilih untuk walk out. Meski demikian, Fahri tidak mau ambil pusing dengan langkah itu karena hak angket masih bisa batal.

Menurut Fahri, kesempatan itu masih terbuka lebar. Terutama, kalau fraksi-fraksi yang ada di DPR tidak mengirimkan perwakilannya ke dalam pansus angket. “Kalau fraksi-fraksi tidak memasukkan anggotanya atau tidak mengirimkan anggotanya untuk pembentukan pansus, maka pansusnya tidak ada. Begitu prosesnya,” ujar Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (28/4).

Nah, kata Fahri, lebih baik semua pihak menunggu perkembangan yang ada hingga 17 Mei di awal masa sidang kelima DPR. “Kita tunggu saja sampai tanggal 17, apa yang terjadi. Kira-kira begitu,” pungkasnya.

Sekedar informasi, sidang paripurna DPR hari ini diwarnai aksi walk out. Walk out berjamaah dilakukan Fraksi Partai Gerindra. Beberapa dari anggota Fraksi PKB, Demokrat, dan belakangan diketahui PPP juga melakukan aksi serupa.

Aksi itu dipicu dari sikap pimpinan sidang sidang sekaligus Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang langsung mengetok palu perihal pembentukan hak angket terhadap KPK. Padahal, baru tiga fraksi menyatakan pendapat.

Ditambah lagi Fahri mengabaikan interupsi yang ada. Beberapa fraksi berpendapat seharusnya ada forum lobi terlebih dahulu sebelum diputuskan pembentukan hak angket. (jpg)