Wacana Pembentukan Fraksi MUI di DPR Dapat Perlawanan

Int
Suasana rapat di DPR RI
LINE it!

NewTapanuli.com – Wacana pembentukan Fraksi Majelis Ulama Indonesia (MUI) di DPR mendapat perlawanan dari anggota parlemen. Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, sesuai fungsinya legislatif untuk menampung dan mewujudkan aspirasi masyarakat. Sehingga belum perlu adanya Fraksi MUI di DPR, MUI dan DPR memiliki tujuan yang sama.

“Masyarakat atau ormas bisa menyampaikan aspirasinya ke parpol yang mewakili anggota DPR,” ujar Taufik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/4). Hal senada juga dikatakan Ketua Komisi VIII Ali Taher Parasong. Menurutnya fungsi DPR juga adalah menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. “Jadi biarlah MUI mengurus umat, sedangkan politik yang urus DPR,” katanya.

Kendati mengakui tujuan MUI itu baik, namun politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini tetap menyatakan biarlah DPR yang berjuang di parlemen dan MUI cukup menyampaikan aspirasinya ke anggota dewan. “Mengerti ini adalah bagian dari kegelisahan umat yang melihat perkembangan hukum tidak memberikan rasa nyaman,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Anwar Abbas mengaku, pihaknya berencana membentuk Fraksi MUI di DPR. Itu dilakukan agar semua produk UU yang dihasilkan oleh DPR bisa sejalan dengan umat Islam, atau kepentingan masyarakat banyak.

Selain itu, Fraksi MUI itu juga akan meperjuangkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Sehingga dalam setiap keputusannya selalu menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut. Jika rencana itu terealisasi, MUI akan mengajak para anggota partai politik yang duduk di DPR bisa bergabung dengan Fraksi MUI. (jpg)