Diupah Rp1,5 Juta, 2 Pria ‘Pikul’ Ganja

Istimewa
Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Andy Nurwandy saat melihat 7 bal ganja hasil tangkapan anggota di ruangan Satres Narkoba, Senin (12/6).
LINE it!

NewTapanuli.com – Satres Narkoba Polres Kota Padangsidimpuan kembali menggagalkan peredaran narkoba di wilayahnya. Kali ini, sebanyak satu karung ganja asal Panyabungan diamankan bersama dua orang kurir yang ditugasi mengantarkan, Senin (12/6) subuh.

Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Andy Nurwandy melalui Kasat Narkoba AKP CJ Panjaitan memaparkan, dua pelaku atas nama SN Nasution (26) dan AS Nasution (20) warga Gunung Baringin Kelurahan Panyabungan Timur dibekuk petugas saat terlihat ‘celingak-celinguk’ di sekitar areal pool salahsatu Bus di Jalan Imam Bonjol, Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Senin (12/6) sekitar pukul 05.00 WIB.

Merasa curiga, kedua pelaku menggunakan sepeda motor tampak membawa barang yang dibungkus karung goni dan seperti menunggu seseorang. Melihat keduanya, petugas yang sudah curiga langsung menyergapnya. Tak luput, karung goni yang dibawa juga diperiksa, hasilnya sebanyak tujuh bal (tujug kilogram,red) berisi ganja ditemukan.

“Kami melihat kedua pelaku berada di sekitar pool Bus di Padangmatinggi, naik kreta Mio Soul (sepeda motor,red) membawa satu karung goni. Dan kami duga kuat adalah narkoba,” terang CJ Senin (12/6).

Penangkapan tersebut, kata CJ, berawal dari informasi yang mereka dapat terkait maraknya peredaran narkoba jenis ganja asal Madina (Panyabungan,red) yang masuk ke wilayah Sidimpuan.

“Sudah ada beberapa kali kita terima laporan soal masuknya ganja asal Madina kemari. Makanya kita gunakan informan untuk memancingnya,” jelas mantan Kapolsek Batunadua ini.

Lewat informannya, CJ berusaha untuk mengungkap peredaran ganja tersebut. Caranya, sang Informan yang memesan ganja kepada penjual yang ada di Panyabungan. Setelah sepakat, baru barang dikirimkan lewat kurir di lokasi yang ditentukan.

“Jadi dua orang yang kita tangkap merupakan kurir, dan untuk asal barang serta sindikatnya akan kita kembangkan,” terangnya.

Pengakuan kedua pelaku, mereka dibayar sebanyak Rp1,5 juta untuk membawa ganja tersebut ke pemesan yang ada di Sidimpuan.
“Kurirnya mengaku diberi uang Rp1,5 juta, dan pengakuan mereka hanya sebatas mengantar saja. Namun tetap kita kembangkan,” pungkas pria yang juga pernah menjabat sebagai KBO Satreskrim ini. (yza)