Mempersiapkan Andaliman Menuju Pasar Dunia

Oloan Sirait/ New Tapanuli
Marandus Sirait, Wabup Tobasa Hulman Sitorus, pihak BODT Basar Simanjuntak, Ny Iin Hulman Sitorus, Ketua DPRD Samosir Rismawati Simarmata pada acara penyerahan bibit andaliman dan lappet dolung-dolung rasa andaliman.
LINE it!

NewTapanuli.com, TOBASA – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2017, Taman Eden 100 (Yayasan El Shaddai) mempersiapkan bibit andaliman sebanyak 20 ribu batang untuk ditanam di Kecamatan Lumban Julu. Sebagai bentuk pelestarian lingkungan, kegiatan ini juga sebagai langkah mempersiapkan andaliman menuju pasar dunia.

Kegiatan itu terpusat di Taman Eden 100 Lumban Rang, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sabtu (17/6).

“Kita akan menanam andaliman di areal Taman Eden 100 ini sebanyak 2 ribu batang. Selanjutnya, kita bagikan kepada masyarakat yang berada di sekitaran Kecamatan Lumban Julu sebanyak 18 ribu batang. Selain melestarikan alam, andaliman yang merupakan penyedap rasa masakan khas Batak akan diolah dengan berbagai kemasan. Kita sudah buatkan lappet Dolung-dolung dengan rasa andaliman, kopi rasa andaliman, teh rasa andaliman dan banyak lainnya,” ujar Marandus Sirait, salah seorang pecinta lingkungan hidup. Acara ini juga sekaligus merayakan ulang tahun Marandus Sirait ke-50.

Pria yang pernah meraih Kalpataru dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2005 lalu ini mengatakan, pihaknya akan meracik andaliman berupa serbuk dan dibuat dalam kemasan berbentuk sachet agar bisa bertahan lama.

“Dan, akan menembus pasar dunia, terutama Eropa,” ujar Marandus sambil meneriakkan yel-yel ‘andaliman’ dan menunjukkan andaliman dalam kemasan sachet di tangannya.

“Mangittir,” sambut para hadirin.

Selanjutnya, Wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus menyatakan sangat mendukung penuh niat Marandus untuk penanaman andaliman.

“Selain andaliman, tanaman Anggrek Toba juga harus kita lestarikan, dimana Anggrek Toba ini ada beberapa jenis dan juga sangat unik. Ini bisa menarik para wisatawan datang ke Tobasa. Jadi, Pemkab Tobasa mendukung penuh pelestarian tanaman tanaman khas Batak ini,” ujarnya.